Merubah Username dan Password WordPress Dari phpMyAdmin

Database MySQL dimana tabel-tabel untuk menyimpan data blog tersimpan. Jika sebelumnya kita membuatnya secara manual, mungkin kita perlu mengingatnya. Jika lupa atau tidak tahu karena sebelumnya instalasi WordPress dilakukan secara otomatis melalui Fantastico, nama database yang digunakan dapat dilihat dengan membuka file wp-config.php yang berada pada root direktori instalasi WordPress. Kita dapat membuka melalui akses FTP atau fasilitas File Manager pada kontrol panel hosting (misalnya Cpanel).

pas1

Ketika file wp-config.php dibuka, lihat baris DB_NAME seperti baris ketiga pada ganbar di atas. Teks yang diberi warna tersebut adalah nama database yang digunakan. Ingat atau catat saja nama database ini.

pas2

Selanjutnya adalah membuka phpMyAdmin yang pada Cpanel dapat diakses dengan mengklik menu seperti gambar di samping. Untuk webhosting manager lainnya, mungkin perlu menyesuaikan.

Setelah jendela phpMyAdmin terbuka, pada menu pilihan database di sebelah kiri, pilih dengan cara mengklik nama database yang digunakan yang sudah diingat maupun telah diketahui dengan cara melihat file wp-config.php di atas.

pas3

Kemudian pada halaman daftar tabel yang ada pada database tersebut, perhatikan nama tabelwp_users. Klik ikon Browse yang ada disebelah kanan nama tablenya seperti gambar ilustrasi di bawah ini.

pas4

Yang muncul selanjutnya adalah tabel dengan field sebagai nama kolom beserta isi datanya, yaitu data user blog WordPress. Jika ada beberapa, pastikan user mana yang akan diubah username untuk login dan/atau passwordnya. Jika sudah dipastikan, pada baris data user tersebut klik icon pensil seperti ditunjukkan gambar ilustrasi berikut ini.

pas5

Dengan mengklik ikon Edit tersebut, maka akan membuka halaman untuk mengubah data user yang dipilih dengan tampilan seperti ini.

pas6

Pada baris user_login, kita dapat mengubah username yang digunakan untuk login ke blog. Jadi jika sebelumnya menggunakan username default admin, maka di sini kita dapat mengubahnya. Kemudian pada baris user_pass, ini merupakan data password yang digunakan, namun di sini password disimpan dengan teknik pengkodean MD5 agar tidak terbaca secara kasat mata. Untuk mengubahnya, kita isikan dengan password baru yang akan digunakan, kita ketikkan apa adanya, namun pada pilihan Function-nya kita pilih MD5. Sesudah itu klik tombol Go untuk menyimpan perubahan data user tersebut.

Selanjutnya silahkan dicoba melakukan login ke blog WordPress dengan username dan/atau password baru. Semoga berhasil.

Sumber : blog.dijaminmurah.com

 

Cara Mengatasi Masalah Printer Canon Pixma MP258, Reset ketika Ink Run Out

Cara Mengatasi Masalah Printer Canon Pixma MP258, Reset ketika Ink Run Out

Canon Pixma MP258 adalah printer inkjet multifungsi, alias all-in-one yang ekonomis.  Seri ini kompak, tetapi tetap menyajikan fungsi printing, scanning, copying dalam satu mesin.

Permasalahan Printer Canon Pixma MP258

Mungkin anda pernah mengalami kejadian seperti yang saya alami ini. Ketika sedang mencetak beberapa lembar halaman, kemudian tiba-tiba pada lembar terakhir hasil cetakan terlihat tulisan yang putus-putus. Ternyata tinta di dalam catridge sudah habis. Kemudian anda mengisi ulangnya atau merefillnya, kemudian memasang kembali catridge Canon MP258. Ketika anda menghidupkan printer, ternyata printernya malah error dan muncul keterangan kode error E13 atau status Ink Run Out dan printer tidak bisa digunakan untuk mencetak.

Penyebab Masalah Printer Canon Pixma MP258

Masalah / eror tersebut terjadi karena anda melakukan isi ulang terhadap catridge anda. Sebenarnya dari pihak canon memang sudah memberikan proteksi terhadap catridgenya agar tidak bisa diisi ulang. Karena sebenarnya rekomendasi dari semua vendor printer, kalau tinta catridge anda habis, maka anda harus membeli catridge yang baru, termasuk Canon. Hal ini tentu akan membuat printer tahan lama, tetapi terlalu banyak biaya yang dikeluarkan jika catridge hanya sekali pakai. Jika catridge canon MP258 anda isi ulang, maka secara otomatis printer akan memproteksi dirinya dengan memunculkan pesan error E13 atau dalam bahasa inggrisnya ink has run out.

Troubleshooting / solusi / Cara mengatasi Masalah Eror Printer Canon Pixma MP258

Berikut Ada beberapa cara untuk reset MP 258.

Cara 1 :

  1. Push Power switch by continue (Tekan Power On/Off)
  2. Insert plug (Masukan Power, Power Tetap di Tekan)
  3. Tekan Tombol Reset 1x, lepaskan Tombol Power, Tekan Reset dua kali lagi Sampai Menjadi 0 (tekan tombol tanpa jeda)
  4. Push + display change from 0 to 1 (tekan tombol + untuk merubah 0 ke 1)
  5. Push Power switch again , Printer will be print 1 page (tekan tombol power –> tombol start sampai ngeprint 1 hal.)
  6. Open cover (buka tutup printer)
  7. Unplug (cabut kabel power)
  8. Take out ink 40 and 41 (lepaskan catridge 40 dan 41)
  9. Insert plug again (pasang kabel power)
  10. Push power switch (tekan tombol power)
  11. Open cover (scan cover) (buka tutup scaner)
  12. nsert ink 40 , 41 again (masukan catridge 40 dan 41)

 

Cara 2 : Cara me-reset waste ink counter (error E16) :

  1. Matikan printer (kabel power masih tercolok), tekan dan tahan tombol STOP/RESET kemudian tekan tombol ON/OFF
  2. Tahan tombol ON/OFF, tekan tombol STOP/RESET 2x
  3. Lepaskan kedua tombol dan printer akan masuk ke SERVICE MODE
  4. Printer akan charging
  5. Setelah printer selesai charging, tekan tombol STOP/RESET 4x. (Waste ink counter reset)
  6. Setiap kali tombol STOP/RESET ditekan, lampu ON/OFF akan berubah warna hijau dan oranye
  7. Matikan printer dan cabut kabel POWER
  8. Hidupkan kembali printer.

 

Cara 3 : (pesan error E 2 7)

  1. Matikan printer (tekan on/off)
  2. Tekan tombol stop/reset, jangan dilepas
  3. Tekan lagi tombol power, sampai led power menyala (jangan dilepas).
  4. Lepas tombol stop/reset, tekan lagi tombol stop reset 2 kali.
  5. Lepas tombol power on/off
  6. Tunggu sampai LED utama (bukan led power) menunjuk angka 0 pada PANEL PRINTER
    * [BAGIAN YANG PENTING] :
  7. Tekan tombol stop/reset 4 kali,
  8. Tekan tombol power 1 kali (Roller kertas akan berputar, led power berkedip)
  9. Tunggu sampai led berhenti berkedip dan printer stand by (gak ada respon langsung aja ke tahap no 10)
  10. Tekan led power on/off untuk mematikan printer.
  11. Hidupkan kembali

 

Cara 4. Menggunakan Software MP tool

Petunjuk penggunaan MP TOOL

  1. Nyalakan printer seperti biasa. lalu anda tekan tombol power dan cabut kabel printer lalu pasang lagi terus tekan tombol stop/reset 1 x. oh iya tombol powernya jangan dilepas dulu. setelah tekan tombol stop reset baru anda lepas maka printer akan masuk ke service mode tandanya printer tombol on nya mati tapi lampu alarm warna kuning nyala. terus akan muncul printer baru pada komputer
  2. Nyalakan program MP tool lalu akan terbaca perinter anda, kalo blm terbaca ulangi langkah pertama. kalo uda kebaca kemudian anda tekan tombol read dan save mp printer binnya, setelah selesai coba anda tekan tombol erase. maka program akan melakukan erase eprom dan kemudian write eprom setelah selesai. ke nomor 3
  3. Cabut kabel power terusnya pasang lagi dan coba di nyalakan. setelah nyala pasti catridge hitam tidak terbaca jangan khawatir, dan anda masih belum bisa ngeprint jangan khwatir anda coba cabut kabel printer yang ada pada komputer terus anda gunakan printer itu buat copy aja coba copy document black dan color kalo uda bisa baru pasang lagi kabel printer anda dan coba pakai ngeprint

Demikian solusi yang saya lakukan dalam mengatasi masalah eror pada Printer Canon Pixma MP258 karena Ink Run Out.

Download :

Download MP Tool untuk Reset Canon Pixma MP258 + Petunjuk Reset ( Password : http://www.Ekosmax.com )

 

 

Cara Install Windows 7 Lewat USB Flashdisk

Cara Install Windows 7 Lewat USB Flashdisk

Menginstall windows pada PC kini bukanlah suatu hal yang sulit. Bahkan kini sudah menjadi hal yang umum, siapapun dapat melakukannya asal mempunyai CD/DVD yang berisi Operating System. Namun, untuk menginstall windows terlebih Windows Seven pada Netbook, banyak yang mengalami kesulitan. Hal ini karena Netbook tidak dilengkapi dengan DVD drive. Jadi, ketika mengalami masalah windows bukannya masalah terselesaikan tetapi malah bingung bagamaina cara menginstallnya. Oke, sebenarnya untuk menginstall Windows Seven pada Netbook cukup sederhana, yaitu dengan menggunakan USB Flash Disk. Caranya pun tergolong tidak terlalu membuat pusing kepala, yang perlu dilakukan adalah “tertib”, langkah-langkahnya harus urut sesuai tutorial berikut :

Lakukan Langkah berikut pada komputer atau laptop yang mempunyai DVD drive.
Ok, Untuk bisa install windows 7 lewat USB FlashDisk berikut beberapa langkahnya.

  • Siapkan FlashDisk berkapasitas minimal 4GB (maklum ukuran file pada DVD Windows 7 cukup besar).
  • Siapkan DVD Instalasi Windows 7.
  • Jika pada komputer memakai Windows XP sebagai OS-nya download dan install DiskPart.exe.
  • Pasang USB pada komputer atau netbook, back-up semua data USB ke Harddisk.
  • Buka Command Promt di windows, Start menu > All programs > Accessories > klik kanan padaCommand Promt pilih Run as Administrator.
  • Pada Command Promt ketik DISKPART,maka akan muncul gambar dibawah ini.
  • Kemudian ketik LIST DISK pada Command Promt untuk mengetahui nomor pada USB Flashdisk. Perhatikan nomor berapakah USB Flashdisk dari ukurannya. Pada komputer USB FlashDisk berada pada Disk 1 karena saya menggunakan USB Ukuran 7GB.
  • Selanjutnya ketik SELECT DISK 1 (karena Disk 1 merupakan USB saya, sesuaikan dengan USB list pada komputer anda), ketik CLEAN yang akan menghapus semua file pada USB, ketik CREATE PARTITION PRIMARY, ketik SELECT PARTITION 1, ketik ACTIVE, ketik FORMAT FS=NTFS, ketik ASSIGN. ketik EXIT.
  • Masukkan DVD Windows 7 cek drive letter untuk DVD Drive, pada komputer saya DVD Drive terletak pada “E” dan USB pada “F“.
  • Buka Command Promt ketik E: CD BOOT tekan ENTER
  • ketik CD BOOT tekan ENTER
  • ketik Bootsect.exe /nt60 F: (F adalah Drive letter untuk USB di komputer saya).
  • copy semua isi pada DVD Windows 7 kedalam USB.

USB Flashdisk siap digunakan untuk instalasi windows 7 yang perlu diperhatikan adalah mengubah Boot Priority setting pada BIOS, ubah dari HDD atau CD ROM Drive ke USB.