10 Lagu Pengatrol Semangat

Saat kau tertunduk lesu, beban berat menggelayuti bahumu, kau perlu sesuatu yang bisa menggelorakan semangat, lalu bangkit dan melangkah menuju titik-titik harapan yang ingin kau rengkuh.

Semangat memang tidak melulu didapat dari lagu. Itu hanya satu dari sekian cara untuk menguatkanmu. Nah, berikut 10 besar lagu (atau apapun disebutnya) yang bisa menyalakan kembali semangatku yang nyaris padam. Kalau kamu?

1. Adakah Kau Lupa / Alarm Me

Alih-alih menjadi pesakitan seperti sekarang, kita –umat Islam—pernah menjadi rujukan peradaban dunia. Kejayaan itu bukan tidak mungkin terulang. Lagu ini juga menjadi ost Saladin the animated series.

Adakah kau lupa, kita pernah berjaya/ Adakah kau lupa, kita pernah berkuasa/ Memayungi dua pertiga dunia/ Merentas benua, melayari samudera/ Keimanan juga ketaqwaan/ Rahasia mereka capai kejayaan/

Trailer Saladin

2. Apatis / Ipang

Lagu jadul yang didaur ulang dan menjadi ost Sang Pemimpi.

Jurang curam berkeliaran/ Tanda bahaya sana sini/ Padang rumput lembut hijau/ Itupun tiada tertampak/

Sudah lahir sudah terlanjur/ Mengapa harus menyesal/ Hadapi dunia berani/ Bukalah dadamu, tantanglah dunia/ Tanyakan salahmu, wibawa

Download

3. Beautiful Life / Ace of Base

Lagu ini benar-benar mengajak kita untuk kembali ceria dalam menjalani kehidupan.

You can do what you want just seize the day/ What you’re doing tomorrow’s gonna come your way/ Don’t you ever consider giving up, you will find../ It’s a beautiful life

Download

4. Berdiri Teman / Closehead

Punya teman yang bisa mengerti dan mau menyemangati itu, sangat berharga.

Kau tak berharap lebih tuk berlari/ Mungkin hari ini tak akan kembali/ berjalanlah perlahan menyelesaikan hari/

Jangan kau jadikan satu kenangan yang memilukan/ Berdiri teman/ Jalan begitu panjang terbentang, jangan kau lewatkan tanpa harapan/ Berdiri teman

Download

5. Butterflies and Hurricanes / Muse

Ini cocok buat menyemangati saat-saat kita akan menghadapi ujian: unas, ujian skripsi, lomba tujuh belasan :) , wawancara kerja, dan ujian-ujian lain secara umum dalam kehidupan ini.

Fight, the battles have begun/ Revenge will surely come/ Your hard times are ahead/ BEST, YOU GOTTA BE THE BEST/ You gotta change the world/ And use this chance to be heard/ Your time is now… Your time is now!

Download

6. Dari Atas Satu Tanah Tempat Kita Berpijak / Thufail Al Ghifari

Tak mampu mendeskripsikan, selain, teruslah optimis!

Maka, maafkanlah…/ Hadapi hidup ini apa adanya/ Hidupi hidup dengan iman dan kesabaran/ Enyahkan kejenuhan hidupmu, buanglah rasa cemas/ Bersyukurlah seluas langit dan bumi/ Tinggalkan kekosongan harimu dalam rencana esok pada kehidupan di hari yang lain/ Tanyakan pada dirimu akan kesantunan yang selalu terabaikan/

Dari atas satu tanah tempat kita berpijak/ teruslah bergerak, berhentilah mengeluh..

Download

7. Ku Bahagia / Sherina

Dengarlah yang satu ini dan suasana damai daerah pedesaan yang masih sejuk seolah akan hadir. Lagu ini dijadikan soundtrack film Laskar Pelangi.

Kita berlari-lari mengejar mimpi/ Tak ada kata henti/ Semua bahagia, semua bahagia/ Walau makan susah, walau hidup susah/ walau tuk senyum pun susah/ Rasa syukur ini karena bersamamu juga susah dilupakan/ Aku bahagia

Download

8. Menjadi Indonesia / Efek Rumah Kaca

Meskipun liriknya ditujukan kepada Indonesia yang dipersonofikasi, tapi bisa menonjok orang agar tidak bermalas-malasan.

Lekas, bangun dari tidur berkepanjangan/ Menyatakan mimpimu/ Cuci muka biar terlihat segar/ Merapikan wajahmu/ Masih ada cara menjadi besar/ Memudakan tuamu/ Menjelma dan menjadi Indonesia

Download

9. Stay the Same / Joey Mc Intyre

Lagu yang mengingatkan kalau diri kita berharga dan membangkitkan atau menaikkan rasa pede J

Don’t you ever wish, you were someone else/ You were meant to be, the way you are exactly/ Don’t you ever say, you don’t like the way you are/ When you learn to love yourself, you’re better off by far

Believe in youself, reach down inside/ The love you find will set you free/ Believe in yourself, you will come alive/ Have faith in what you do, you’ll make it through

Download

10. Terpuruk / Shaff-Fix

Berkebalikan dari judulnya yang terasa gelap, lagu ini bisa menjadi penyemangat yang dahsyat.

Di waktu setiap desah nafasmu terasa berat karena kepedihan/ Di kala setiap tetes air mata yang kau tahan karena mencoba bertahan/ Semua akan ada akhirnya/ Semua akan berakhir/ Semua akan membuatmu terlepas/ Menghadapi cobaan

Allah tak akan memberikan cobaan/ yang kau tak sanggup untuk memikulnya/ Allah tak akan merubah keadaanmu/ jika kau tak berusaha merubahnya/ Tegarkan dirimu karena janji Allah adalah pasti!

Download

Sumber : http://crochetmywords.wordpress.com

Advertisements

10 Kiat Sukses Orang Jepang

1. Kerja Keras

Jepang seperti diketahui orang seluruh dunia adalah bangsa yang rajin. Sesusah-susahnya hidup orang rajin tidak akan pernah kelaparan. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.

2. Malu

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. Hidup Hemat

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

4. Loyalitas

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

5. Inovasi

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.

6. Pantang Menyerah

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo . Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).

7. Budaya Baca

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.

8. Kerjasama Kelompok

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok” . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. Mandiri

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. Jaga Tradisi

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.

Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.

Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Sumber: http://www.forumkami.net/tips/2868-10-tips-sukses-jepang.html

Hari Kartini : Karena Wanita Begitu Istimewa

Eko & Mama

Eko Sudarmakiyanto masa kecil dengan Ibu di Pasir Putih Wamena, di Pike dekat Kurulu

Untuk seorang wanita yang selalu aku sayang yang selalu menjadi inspirasiku, satu-satunya wanita yang bilang aku laki-laki terganteng di dunia, paling baik di dunia, dan termanis di dunia ini. Satu-satunya wanita yang memahami segala kelemahan dan kekuaranganku.

Seoarang yang dengan sabar membesarkanku hingga sebesar ini, dengan sabar dan penuh keikhlasan engkau mengajariku, mengaji, membaca, menulis, berhitung, bernyanyi, menggambar dan memberikan “nilai-nilai” kehidupan sebelum aku masuk dunia pendidikan. Berbagai nasehat terlontar, kadang aku dimarahi dan aku baru sadar itu bentuk rasa sayang sekaligus rasa takut kelak aku jatuh ke jurang gelap.

Jadi ingat juga, saat bapak masih tugas di pedalaman Papua, engkau selain sebagai ibu, sebagai teman, juga harus berperan sebagai bapak.

Begitu istimewanya engkau, akan selalu jadi muara baktiku…
Semoga Allah meridhai untuk masuk surga dari pintu-pintu yang engkau kehendaki…
Semoga calon ibu anak-anakku kelak, seperti engkau bahkan lebih 🙂

Begitu istimewanya engkau, bahkan Allah mememerintahkan untuk menghormati dan memuliakanmu. Itulah wanita yang berperan sebagai Ibu yang senantiasa dihormati dan menjadi muara bakti anaknya :

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun . Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman : 14)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga sering mengingatkan dengan sabda sabdanya agar umat Islam menghargai dan memuliakan kaum wanita. Di antara sabdanya:
“Aku wasiatkan kepada kalian untuk berbuat baik kepada para wanita.” (HR Muslim: 3729)
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya, dan aku adalah yang paling baik terhadap istriku.” (HR Tirmidzi, dinyatakan shahih oleh Al Albani dalam “ash-shahihah”: 285)
Dr. Abdul Qadir Syaibah berkata, “Begitulah kemudian dalam undang-undang Islam, wanita dihormati, tidak boleh diwariskan, tidak halal ditahan dengan paksa, kaum laki-laki diperintah untuk berbuat baik kepada mereka, para suami dituntut untuk memperlakukan mereka dengan makruf serta sabar dengan akhlak mereka.” (Huqûq al Mar`ah fi al Islâm: 10-11)

Dan laki-laki yang berperan sebagai suami harus dihormati dan ditaati oleh isterinya. ganjaran luar biasa bagi yang taat kepada suaminya adalah :

“Apabila seorang isteri telah mendirikan sholat lima waktu dan berpuasa bulan Ramadhan dan memelihara kehormatannya dan mentaati suaminya, maka diucapkan kepadanya: Masuklah Surga dari pintu surga mana saja yang kamu kehendaki.”
(Riwayat Ahmad dan Thabrani)

Emansipasi wanita, antara wanita dengan laki-laki sama tingkatannya tetapi tetap beda peran.

SELAMAT HARI KARTINI, UNTUK SEMUA WANITA INDONESIA YANG BEGITU ISTIMEWA