Cara Seorang Hacker Menembus Situs atau Web

1. IP Spoofing

IP Spoofing juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. Misalkan attacker mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan serangan jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C.
IP Spoofing terjadi ketika seorang attacker ‘mengakali’ packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk routing biasanya di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat attacker dengan mudah untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh attacker tetapi juga dipakai oleh para security profesional untuk men tracing identitas dari para attacker.

2. FTP Attack

Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh malformed command. tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil resource didalam network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang attacker bisa membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang diserang.
Tidak pernah atau jarang mengupdate versi server dan mempatchnya adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh seorang admin dan inilah yang membuat server FTP menjadi rawan untuk dimasuki. Sebagai contoh adalah FTP server yang populer di keluarga UNIX yaitu WU-FTPD yang selalu di upgrade dua kali dalam sehari untuk memperbaiki kondisi yang mengizinkan terjadinya bufferoverflow Mengexploitasi FTP juga berguna untuk mengetahui password yang terdapat dalam sistem, FTP Bounce attack (menggunakan server ftp orang lain untuk melakukan serangan), dan mengetahui atau mensniff informasi yang berada dalam sistem.

3. Unix Finger Exploits


Pada masa awal internet, Unix OS finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact.
Utility ini juga menyediakan keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama user berada dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem. Informasi yang dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha kracker dalam menembus sebuah sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger daemon ini sudah cukup bagi seorang atacker untuk melakukan social engineering dengan menggunakan social skillnya untuk memanfaatkan user agar ‘memberitahu’ password dan kode akses terhadap system.

4. Flooding & Broadcasting
<
Seorang attacker bisa menguarangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara significant dengan cara terus melakukan request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa menangani serangan classic Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara berlebihan dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Ketika permintaan flood ini dikirim ke semua station yang berada dalam network serangan ini dinamakn broadcasting. Tujuan dari kedua serangan ini adalah sama yaitu membuat network resource yang menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya menyerah.
Serangan dengan cara Flooding bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran dan/atau volume (size and/or volume). Seorang attacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara melempar file berkapasitas besar atau volume yang besar dari paket yang kecil kepada sebuah system. Dalam keadaan seperti itu network server akan menghadapi kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup power untuk mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan kapasitas proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil dan sama dalam volume yang besar akan menghabiskan resource secara percuma, dan mengakibatkan kemacetan.

5. Fragmented Packet Attacks

Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi ke dalam paket-paket yang hanya mengandung paket pertama yang isinya berupa informasi bagian utama( kepala) dari TCP. Beberapa firewall akan mengizinkan untuk memroses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi alamat asal pada paket pertamanya, hal ini akan mengakibatkan beberapa type system menjadi crash. Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket-paket yang dipecah(fragmented packet) cukup untuk menulis ulang informasi paket pertama dari suatu protokol.

6. E-mail Exploits

Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi perintah (command manipulation), serangan tingkat transportasi(transport level attack), memasukkan berbagai macam kode (malicious code inserting) dan social engineering(memanfaatkan sosialisasi secara fisik). Penyerangan email bisa membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi file-file aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah (command function).

7. DNS and BIND Vulnerabilities

Berita baru-baru ini tentang kerawanan (vulnerabilities) tentang aplikasi Barkeley Internet Name Domain (BIND) dalam berbagai versi mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System (DNS), yaitu krisis yang diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation).

8. Password Attacks

Password merupakan sesuatu yang umum jika kita bicara tentang kemanan. Kadang seorang user tidak perduli dengan nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online di warnet, bahkan bertransaksi online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan software security seperti SSL dan PGP. Password adalah salah satu prosedur kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang attacker mungkin saja mempunyai banyak tools (secara teknik maupun dalam kehidupan sosial) hanya untuk membuka sesuatu yang dilindungi oleh password.
Ketika seorang attacker berhasil mendapatkan password yang dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai kekuasaan yang sama dengan user tersebut. Melatih karyawan/user agar tetap waspada dalam menjaga passwordnya dari social engineering setidaknya dapat meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering organisasi pun harus mewaspadai hal ini dengan cara teknikal. Kebanyakan serangan yang dilakukan terhadap password adalah menebak (guessing), brute force, kracking dan sniffing.

9.Proxy Server Attacks

Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response dengan cara menyatukan proses dari beberapa host dalam suatu trusted network. Dalam kebanyakan kasus, tiap host mempunyai kekuasan untuk membaca dan menulis (read/write) yang berarti apa yang bisa saya lakukan dalam sistem saya akan bisa juga saya lakukan dalam system anda dan sebaliknya.

10. Remote Command Processing Attacks

Trusted Relationship antara dua atau lebih host menyediakan fasilitas pertukaran informasi dan resource sharing. Sama halnya dengan proxy server, trusted relationship memberikan kepada semua anggota network kekuasaan akses yang sama di satu dan lain system (dalam network).
Attacker akan menyerang server yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan pada proxy server, ketika akses diterima, seorang attacker akan mempunyai kemampuan mengeksekusi perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya.

11. Remote File System Attack

Protocol-protokol untuk tranportasi data –tulang punggung dari internet— adalah tingkat TCP (TCPLevel) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis (read/write) Antara network dan host. Attacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk mendapatkan akses ke direktori file.

12. Selective Program Insertions
Selective Program Insertions adalah serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh program-program penghancur, seperti virus, worm dan trojan (mungkin istilah ini sudah anda kenal dengan baik ?) pada system sasaran. Program-program penghancur ini sering juga disebut malware. Program-program ini mempunyai kemampuan untuk merusak system, pemusnahan file, pencurian password sampai dengan membuka backdoor.

13. Port Scanning

Melalui port scanning seorang attacker bisa melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai macam port. Seorang atacker bisa mendapatkan akses kedalam sistem melalui port yang tidak dilindungi. Sebaia contoh, scaning bisa digunakan untuk menentukan dimana default SNMP string di buka untuk publik, yang artinya informasi bisa di extract untuk digunakan dalam remote command attack.

14.TCP/IP Sequence Stealing,

Passive Port Listening and Packet
Interception TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Interception berjalan untuk mengumpulkan informasi yang sensitif untuk mengkases network. Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force, serangan yang menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like.

15. HTTPD Attacks

Kerawanan yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam: buffer overflows, httpd bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods.
HTTPD Buffer Overflow bisa terjadi karena attacker menambahkan errors pada port yang digunakan untuk web traffic dengan cara memasukan banyak carackter dan string untuk menemukan tempat overflow yang sesuai. Ketika tempat untuk overflow ditemukan, seorang attacker akan memasukkan string yang akan menjadi perintah yang dapat dieksekusi. Bufer-overflow dapat memberikan attacker akses ke command prompt.

Ciri-ciri Hacker

1. Berkacamata
alias pake kacamata…
mengapa seorang Hacker biasa memakai kacamata…
gimana gak pake kacamata… wong tiap hari pelototin komputer terus….
minus…minus dah tuh mata….
tambah lagi Punya kaca mata yang bisa deteksi adanya jaringan wireless (udah ngayal nih)

2. kemana2 bawa laptop
setiap saat bisa langsung online nih

3. Berbadan Kurus
kok Hacker berbadan kurus…(tergantung selera , ada juga yg gemuk gan )
gimana gak kurus…. tiap disuruh makan…
“ntar dulu ah lagi nanggung neh didepan komputer….”
makannya ntar aja…

4. Botak
ga botak juga sih tergantung selera hacker juga kali . mungkin yg botak kebanyakan mikir sehingga rambutnya rontok smua.

5. Jarang Mandi
gimana gak jarang mandi….
disuruh mandi…. ntar dulu ah lagi nanggung, dikit lagi bisa dijebol nech…
jebol apa…??? gak tau dah….

6. Pake Celana Jeans ama Jaket Item

tiap kalo jalan pasti pake celana Jeans ama Jaket item…
ini Hacker apa Copet yach…???

7. Sering menghayal
biasanya sih… Hacker sering menghayal….
gak tau ngehayal apa…. mungkin menghayal gimana bisa menembus komputer orang kale…

8. Sering Diem
Nah ini mungkin diem… karena die menghayal tade kayak nya….

9. Jarang tidur(begadangan)

kutak katik di depan kompie ampi pagi and pagi lagi.

10. jarinya keriting
lho..kok jarinya bukan rambutnya…(kebanyakkan neken keybord)

11.kalo kemana2 jakil
(jalan kaki karo sikil) kadang2 nebeng, kalo lagi ada duit naek angkot.

12. matanya merah.
karena dari semua yang diatas tadi…1-11.

13. tabungannya banyak
soalnya jarang makan dan jarang mandi (uang makan + uang buat beli sabun di tabung)

dan yg terakhir badannya gemuk dan ngemil hahaha .

Advertisements

9 Alasan Untuk Pindah dari FB ke Google+

Dapatkah Google+ (Google Plus) mencuri pengguna dari Facebook? Ya. Ada beberapa alasan yang baik untuk beralih dari Facebook ke Google+, mulai dari penggunaan yang gampang hingga privasi data.

Pertanyaannya “Dapatkah Google+ mengalahkan Facebook?”. Pertanyaan tersebut sebenarnya mungkin tak terlalu tepat. Ini bukan tentang satu situs melawan situs lainnya. Google+ lebih besar daripada itu. Alasan mengapa Google menyebutnya “Proyek Google+” ialah bahwa Google+ akan menjadi bagian sentral dari keseluruhan identitas Google. Itu akan membentuk kembali perusahaan tersebut.

Jadi pertanyaan yang lebih tepat adalah “dapatkah Google mengalahkan Facebook?” Jika ditempatkan seperti itu, kontes tersebut tampaknya jauh lebih seimbang.

Tentu saja Facebook memiliki awal yang besar, tapi ada beberapa alasan baik bagi orang untuk secara serius meninggalkan Facebook untuk Google+. Setidaknya ada 9 alasan seperti dikutip Kompasianer, Oscar, dari PCWorld.

1. Integrasi dengan layanan Google

Porsi terbesar yang dimiliki Google untuk menarik orang menggunakan Google+ ialah integrasi. Artinya Google akan membangun fitur dan peralatan Google+ ke hampir semua layanan online-nya mulai dari pencarian dokumen hingga Video. Google+ sudah diintegrasikan ke hampir keseluruhan produk Google.

Ini memperkenankan Anda memonitor semua peristiwa Google+ (pesan, update, dan lain-lain) sewaktu membagi konten dengan teman tanpa meninggalkan layanan Google yang sedang Anda gunakan. Jutaan orang menggunakan layanan gratis Google (Gmail, Dokumen, Pencarian, dll.), dan dengan keterikatan layanan tersebut dengan Google+ mungkin akan mudah bagi seseorang meninggalkan Facebook.

2. Manajemen pertemanan yang lebih baik

Google benar bahwa konsep “lingkaran” atau Circle lebih sesuai dengan cara kita berteman di kehidupan nyata. Kita memiliki banyak jenis teman, dan kita berinteraksi dan berkomunikasi dengan mereka dalam berbagai cara yang berbeda. Fitur Grup Facebook memperkenankan anda membentuk grup khusus teman, tapi dibandingkan dengan yang dilakukan di Google+, itu nampaknya tidak praktis. Lagi pula, Fitur Grup Facebook masih baru (tambahan), sedangkan Circle merupakan landasan dari platform Google+.


3. Aplikasi mobile yang lebih baik

Jika Anda adalah pengguna Android, anda bisa tahu bahwa memperoleh konten dari telepon Anda ke platform sosial lebih gampang, lebih bersih, lebih banyak fungsi dengan aplikasi mobile Google+. Aplikasi tersebut memang sudah mantap, tapi Google akan tetap mencari dan mencari cara untuk membuat Android anda menjadi anggota tubuh dari platform sosial Google+ anda. Google berharap untuk menggunakan basis pengguna Android-nya yang besar sebagai suatu bagian melawan Facebook, yang aplikasi mobile-nya walau kelihatan cantik tapi sedikit kikuk untuk digunakan.

4. Lebih gampang menemukan hal untuk dibagi

Fitur Spark Google+ merupakan satu lagi hal penting yang membedakannya dari Facebook. Spark ialah di mana Google mengungkit mesin pencarinya untuk melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan Facebook yaitu memberikan pengguna aliran informasi instan yang relevan untuk dibagi bersama teman. Lantaran Facebook tidak memiliki mesin pencari, penggunanya harus meninggalkan situs itu untuk mencari data yang dapat dibagi atau menunggu teman mereka membaginya dengan mereka. Pertanyaan “bagaimana saya mencari sesuatu untuk dibagi” secara langsung dijawab dengan Spark.

5. Anda dapat mengambil kembali data Anda

Facebook dikenal kurang handal menangani data pribadi. Misalnya Anda dipaksa untuk membuat bagian tertentu data pribadi anda tampil ke publik, dan sangat sulit untuk secara permanen menghapus profil Facebook Anda. Di lain pihak, Google membuatnya mungkin bagi Anda untuk mengambil semua data yang Anda tempatkan di Google+ lalu pergi. Hal ini dilakukan melalui perangkat Google+ yang disebut “Data Liberation”. Dengan hanya beberapa klik anda dapat mengunduh data dari Picasa Web Albums anda, Profil Google, Google+ stream, Buzz dan kontak.

6. Melabel foto lebih baik

Ketika melihat foto di Google+ anda dapat melabel nama orang-orang di dalamnya mirip dengan di Facebook. Anda membuat persegi empat kecil di sekitar wajah mereka, kemudian mengetikkan nama mereka pada kotak di bawahnya atau memilih salah satu nama yang diterka Google+. Namun ada perbedaan besar di mana Google menangani aspek privasi dalam melabel foto. Ketika Anda melabel seseorang, akan ada catatan seperti ini “Menambahkan label ini akan memberitahukan orang yang anda labelkan. Mereka dapat foto dan album terkait”. Di lain pihak, Facebook tidak melakukan usaha untuk memperingatkan orang bahwa mereka telah dilabel (mungkin saja dalam foto yang tidak baik) dan memberikan mereka kesempatan langsung untuk mengeluarkan (remove) label itu.

Google juga telah memutuskan untuk sedikit malu menggunakan perangkat lunak pengenalan wajah, yang sekarang digunakan Facebook untuk secara otomatis mengidentifikasi orang dalam foto yang diunggah ke album pengguna.

7. Fitur obrolan grup yang mantap

Google+ memiliki fitur yang mengalahkan Facebook dalam urusan obrolan. Gampang untuk membuat grup khusus obrolan vidio dengan menggunakan fitur Hangouts pada Google+, dan membuat grup khusus untuk mengobrol nampaknya merupakan sesuatu yang alami dan menyenangkan untuk dilakukan dalam jejaring sosial. Hal yang mirip juga dilakukan oleh aplikasi mobile Huddle yang membuat pengguna Android memulai obrolan teks grup. Facebook tidak menawarkan perangkat ini.

8. Membagi konten lebih aman

Anjuran privasi sudah lama meminta situs jejaring sosial untuk memperkenankan pengguna menentukan tingkat privasi setiap konten yang dibagi, daripada menggunakan daftar penyetelan awal yang menentukan semua konten yang dibagi. Google nampaknya mendengar permintaan itu, dan membangun kapabilitas tersebut ke dalam Google+. Sebagai contoh, jika saya membagikan artikel atau mengunggah gambar dari kamera, Google+ memberikan saya pilihan lingkaran teman mana yang ingin saya bagikan konten tersebut. itu merupakan keuntungan Google+.

9. Google lebih baik mengurusi data pribadi Anda

Menjalankan sebuah jejaring sosial, semuanya tentang tanggung jawab untuk mengurusi informasi pribadi pengguna. Facebook merupakan perusahaan muda yang bergerak cepat yang telah terbukti angkuh dalam pergerakannya, kurang begitu peduli kepada privasi data pengguna, dan mudah diakses orang lain. Di lain pihak, Google merupakan perusahaan yang jauh lebih matang yang terlihat jauh lebih terpercaya ketimbang Facebook. Sebagian besarnya, Google telah beroperasi berdasarkan slogannya “Jangan Menjadi Jahat”.

Sumber : Kompasiana.com

Mengenal Robot Andalan Google

Google sampai saat ini masih dianggap sebagai Search Engine nomer satu, dan juga terfavorit dibanding kebanyakan search engine yang lain. Selain memiliki tampilan situs yang sangat sederhana, Google juga menyediakan hasil pencarian yang akurat. Sistem pengindeksan-nya yang otomatis membuat Google nyaris tanpa kompromi dan adil, artinya tanpa campur tangan manusia, semua situs dan blog entah besar dan kecil, pemain baru atau lama mendapatkan kesempatan yang nyaris sama.

INTEGRITAS SEARCH ENGINE

Salah satu alasan kenapa search engine yang ada sebelum Google menurun popularitas dan kegunaannya adalah munculnya Paid Listing. Di mana search engine yang “lapar” akan bayaran/penghasilan menjual posisi dalam hasil pencarian kepada para pemasang iklan.

Pelemahan terhadap obyektivitas tersebut meracuni hasil pencarian dan meremehkan prinsip popularitas yang dimiliki situs web. Perbedaan antara search engine, yang seharusnya menampilkan hasil yang anda cari, dengan saluran browser, yang membawa anda ke bisnis affiliasi, mengabur. Walaupun banyak search engine yang menolak menjual posisi dalam hasil pencarian mereka, keraguan dan ketidakpercayaan telanjur menyebar di hati para pengguna.

Integritas Google terlihat dari halaman situs mereka yang bersih dari segala macam tetek-bengek, dan semata-mata menonjolkan satu hal yaitu kata “Search”. Memang Google menerima iklan, tetapi iklan yang mereka terima dipisahkan dari hasil pencarian. Mungkin tidak semua orang setuju dengan cara Google merangking hasil pencarian, tetapi tidak ada seorang pun yang mengira bahwa rangking teratas di hasil pencarian Google bisa dibeli.

Nah, tetapi bagaimana sebenarnya cara kerja Google dan search engine secara umum ? Artikel ini bermaksud menjawab hal tersebut secara sederhana.

CARA KERJA DASAR SEARCH ENGINE

Semua search engine (mesin pencari) bekerja dengan cara dasar yang sama : mereka “merayapi” (crawl) halaman web dengan software robot otomatis disebut Spider (laba-laba) atau Crawler (perayap) yang menghasilkan/menciptakan Indeks (daftar) isi web yang bisa dicari/ditemukan oleh para pengguna. Setiap search engine mengijinkan para penggunanya untuk mencari di dalam daftar (indeks) yang mesin pencari itu miliki, untuk sebuah Keyword (kata kunci) atau sekumpulan keyword. Hasil pencarian ditampilkan dalam berbagai bentuk daftar, tetapi kebanyakan menampilkan sedikit informasi mengenai setiap web yang masuk dalam daftar dan link yang mengarah ke web tersebut.

Cara setiap search engine membuat daftar sangat unik, berkat pemrograman mesin spider yang berbeda satu sama lain. Unsur utama dalam pemrograman spider adalah pada algoritma mesin pencari tersebut, yang menentukan rangking dari setiap halaman web yang didaftar. Sistem rangking tersebut menentukan cara hasil pencarian ditampilkan.

CARA KERJA GOOGLE

Aset teknologi utama Google adalah pada sistem algoritma yang mereka miliki, formula sistem rangking rumit yang memberikan pada para pemakai, hasil pencarian yang bagus dan seringkali terkesan seolah Google mampu membaca pikiran dari setiap orang yang mencari lewat mesin pencari raksasa ini.

Hasil dari sistem algoritma dirangkum dalam sebuah statistik rangking tunggal yang disebut PageRank, Google sangat merahasiakan formula PageRank ini, tetapi perusahaan tersebut mempromosikan pentingnya PageRank, dan menawarkan pada para Webmaster petunjuk-petunjuk umum untuk meningkatkan PageRank. Google menunjukkan sistem penilaian rata-rata dari setiap situs (dalam skala 0-10) dalam toolbar Google. Walaupun formula tepat dirahasiakan, tetapi ramuan dasar PageRank ini dikenal publik.

KAPAN GOOGLE MENGINDEKS/MERAYAP?

Google merayapi situs di Internet dengan kedalaman berbeda dan dengan pengaturan jadwal lebih dari sekali. Yang disebut Deep Crawl (merayap dalam) dilakukan paling tidak sekali dalam 1 bulan.

Berkaitan dengan rumitnya proses pembuatan daftar dan kebutuhan akan pembuatan daftar isi web secara ekstensif, diperlukan waktu lebih dari 1 minggu untuk melakukan perayapan. Karena itu diperlukan waktu 6 minggu untuk sebuah web atau blog baru supaya masuk dalam daftar Google.

DEEP CRAWLER DAN FRESH CRAWLER 

Google bergantung sepenuhnya pada deep crawl ini, tetapi hasil dari deep crawl bisa cepat kadaluarsa terkait dengan cepatnya perubahan di dunia internet. Karenanya Google meluncurkan fresh crawl yang secara singkat mengunjungi situs-situs di Internet lebih sering daripada deep crawl. Memang hasil fresh crawl ini tidak akan mengubah keseluruhan indeks yang dimiliki Google, tapi akan mengupdate isi dari sebagian web/blog. Google tidak mengumumkan jadwal fresh crawl ini dan situs/blog apa yang dijadikan target, tetapi para Webmaster bisa mengetahui jadwal tersebut lewat penyelidikan yang seksama.

Google tidak punya kewajiban untuk mengunjungi URL khusus apapun, dengan fresh crawl mereka. Situs-situs dan blog bisa meningkatkan kesempatan untuk lebih sering dikunjungi Google dengan mengupdate konten mereka secara teratur. Ingat sisi kedangkalan dari fresh crawl, Google mungkin mengunjungi halaman depan dari situs atau blog anda, tetapi mungkin tidak mengunjungi halaman lain.

Deep Crawl bersifat lebih otomatis dan tanpa pertimbangan serta lebih teliti daripada Fresh Crawl. Kesempatan baik datang bila saat jadwal deep crawl, link-link dari halaman baru sudah tercantum di halaman utama, sehingga deep crawl akan mengindeks halaman baru itu juga. Tidak semua halaman dari sebuah situs akan dimasukkan dalam indeks oleh Google, proses pertimbangannya adalah rahasia perusahaan tersebut. Karenanya, bila anda merasa ada sebuah halaman atau artikel penting yang anda miliki tidak terindeks di Google, yang bisa anda lakukan adalah memaksimalkan promosi.

Satu hal yang Google banggakan dari kecanggihan sistem mereka adalah bahwa proses pembuatan indeks berlangsung secara otomatis. Sehingga tidak ada campur tangan dari manusia sama sekali, termasuk para teknisi Google (tentu mereka mengendalikan si robot Spider, tapi mereka tidak campur tangan pada hasilnya). Jadi akan sia-sia bila anda berpikir mereka akan merespon keluhan anda mengenai hasil pengindeksan terhadap blog atau situs anda.



DAFTAR ISTILAH :

Crawl : Proses di mana software robot yang dimiliki search engine menjelajahi semua situs dan blog yang ada di Internet. Dalam bahasa Indonesia disebut juga merayap.

Spider : Nama software robot yang dimiliki oleh search engine yang digunakan untuk mengindeks. Software robot lain mungkin disebut Crawler.

Indeks : Daftar yang dimiliki masing-masing search engine mengenai isi setiap situs dan blog di dunia Internet. Daftar ini mungkin terdiri dari jutaan kategori dan kata. Setiap kita melakukan pencarian lewat search engine, search engine yang bersangkutan akan mengakses indeks mereka, untuk mencari situs/blog yang memuat informasi yang anda inginkan.

Sumber : adsense-charmins.blogspot.com