Dampak Teknologi IPA Terhadap Kehidupan Manusia

Perkembangan IPA Menjadi Berbagai Disiplin Ilmu

Copernicus, Galileo

(Bid ilmu luas)

–>

Perlu pengelompokan kajian bid ilmu

  1. IPA (physical Sci)
  2. Biologi (ilmu hayat)
  3. Psikologi dan IPS

Perkembangan lanjutan bid ilmu :

  • IPA : astronomi, fisika, kimia, mineralogi, geologi, geografi, meteorologi
  • ILMU BIOLOGI / HAYATI : botani, bakteriologi, fisiologi, higiene
  • ILMU PSIKOLOGI DAN IPS :psikologi, bahasa, sejarah, antropologi, etnologi, arkeologi, ekonomi, sosiologi, teologi, pendidikan, filsafat

Peran Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologinya Dalam Memenuhi Kebutuhan Manusia

  • IPA : memandang sgl sesuatu sbg materi dan energi
  • Perkemb. teknologi IPA :
  • PLTA
    • Prinsip : pengubahan energi potensial (air) – mekanik (generator)
  • PLTD
    • Prinsip : bahan bakar diesel (potensial) – generator (mekanik)
  • PLTN
    • Prinsip : pemecahan inti atom (fusi / fisi) – energi panas –  uap – generator
  • Mesin jet      turboprop
  • Telegraph
  • Telepon
  • Komputer
  • Radio
  • dll

Dampak Teknologi IPA Dalam Kehidupan Manusia

Dampak Terhadap Kehidupan Pokok

  • SANDANG :

(+) akselerasi produksi oleh industrialisasi pertextilan

(-) undegradable (polimer sintetik)

  • PAPAN :

(+) Penyempurnaan sist. Rumah tinggal

(-) Perusakan alam (SDA dlm jml besar)

  • PANGAN :

(+) perolehan bibit unggul dan mekanisasi pertanian

(-) akumilasi residu kimia

  • INDUSTRI : input – proses – output

Polusi : ijin gangguan, kompleks sentra industri

  • KOMUNIKASI DAN TRANSPORTASI :

Efisiensi waktu dan kinerja

Dampak Terhadap SDA

  • MINYAK BUMI

            (+) Tersedia energi

            (-)  Polusi

  • BATU BARA

            (+) Tersedia energi

            (-)  resiko penambangan

  • AIR

            (+) Kebutuhan fital

            (-)  Sungai di bawah tanah mengering

  • HUTAN

            (+) Pemenuhan peralatan

            (-)  Erosi

  • TANAH

            (+) Tersedia pangan dan SDA lain

            (-)  Kerusakan lahan

  • SUMBER DAYA ZAT RADIO AKTIF

            (+) sumber energi alternatif

            (-)  radiasi berbahaya

Usaha Untuk Masa Yang Akan Datang

  • Melepaskan diri dari ketergantungan
  • Sumberdaya alternatif
  • Eliminasi efek negatif
  • Peningkatan taraf effisiensi
  • Pencarian tempat / habitat hidup baru

Contoh Alternatif :

  • Energi matahari
  • E. panas bumi
  • E. angin
  • E. pasang-surut
  • E. biogas
  • E. biomassa

Advertisements

Ilmu Pengetahuan Alam dan Perkembangan Teknologi

Peranan IPA Dalam Perkembangan Teknologi

Pengertian teknologi :

  • Arti sempit : suatu peristiwa industri
  • Arti luas : semua proses yang berkenaan dengan proses teknik rekayasa.
    • Teknologi adalah suatu cara bagaimana manusia berbuat untuk atau melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan dengan mudah dan efisien.

Perkembangan teknologi

Hubungan IPA dengan teknologi:

Hubungan tidak langsung (abad 13 – 19).

Konsep-konsep desain mesin uap, arsitektur kuil Mesopotamia, piramida di Mesir, candi-candi di Indonesia  bersifat ilmiah dan aplikasi teknologinya ditangani oleh kelompok teknologi, tetapi bukan oleh ilmuwan (teknologi berkembang berdasarkan kaidah-kaidah dari dari pengalaman, bukan temuan IPA).

Hubungan langsung (setelah abad 19).

  • Ilmuwan memberikan ide perkembangan teknologi (pengembangan teknologi berasal dari teknologi itu sendiri), namun tidak memberikan tuntunan.
  • Sudah revolusi industri, terjadi perkembangan pemanfaatan IPA dalam penerapan teknologi secara nyata
  • Memasuki abad 20, perkembangan teknologi modern didasarkan pada konsep-konsep IPA sangat teliti. :

Contoh :

  1. Pembuatan bahan-bahan sintetis, dahulu dibuat dari bahan kimia murni.
  2. Dibuatkannya mikroskop elektron yang dapat melihat sampai perbesaran 30.000 kali
  3. Dengan berkembangannya pengetahuan inti atom, maka pembuatan energi dapat dilakukan dengan melakukan reaksi fisi (reaksi pembelahan).
  4. Berkembangnya ilmu biologi, maka berkembang biologi molekuler untuk pembuatan obat, mengetahui penyakit dan pengobatan.

Penerapan hasil temuan IPA dalam konsep-konsep teknologi :

Berkaitan dengan desiminasi temua IPA, maka perlu adanya pengambilan keputusan (biasanya menjadi masalah dalam perencanaan dan pembuatan desain), maka  diperlukan persyaratan :

  1. Model.

Suatu penggambaran permasalahan secara kuantitatif.

  1. Kriteria (persyaratan).

Persyaratan yang menggambarkan tujuan atau sasaran dalam pengambilan kesimpulan.

  1. Kendala (constrain).

Faktor-faktor yang harus diperhitungkan dalam desain atau pengambilan keputusan.

  1. Optomalisasi.

Mencapai solusi yang terbaik apabila masalah telah dirumuskan dalam bentuk model dengan mempertimbangkan sarana dan memperhitungkan kendala.

Teknologi Bagi Kehidupan Manusia

  • Temuan teknologi sudah tidak ditanyakan penemunya, tetapi sudah dianggap sesuatu yang lumrah.

Contoh :

  1. Temuan telepon (tidak mengenal jarak).
  2. Temuan alat transportasi (memudahkan mencapai tempat tertentu dengan relatif cepat)
  3. Temuan komputer.
  4. Pemanfaatan energi matahari
  • Membawa pemerataan kenikmatan.
  • Meningkatkan status sosial.
  • Membantu perkembangan ilmu dan pengetahuan tanpa bertemu nara sumber.
  • Meningkatkan egoisme penguna teknologi.
  • Muncul sisi negatif yang lain (ketahanan nasionalisme suatu bangsa bisa merosot)

 

Perkembangan Ipa Dan Teknologi Bagi Kehidupan Manusia

  1. A.      Usaha pengadaan pangan
  1. Mengembangkan tanah-tanah produktif.
  2. Penyediaan pangan baru.
  • sereal berprotein tinggi,
  • pembuatan pangan dari minyak nabati.
  • pembuatan daging tiruan.
  1. B.      Penyediaan sandang.

Pembuatan serat tiruan untuk sandang.

  1. C.      Penyediaan Papan (pemukiman) tanpamerusak lingkungan.

Pemanfaatan lingkungan untuk pemukiman  seefisien mungkin.

  1. D.     Peningkatan kesehatanPengembangan zat imun melalui media bukan manusia (bakteri dan hewan)
  2. Penyediaan Energi

Mengubah bahan bukan sumber energi menjadi energi alternatif (biodisel, energi       panas bumi dll)

Perkembangan IPA dan teknologi demikian pesat mempunyai pengaruh langsung pada kehidupan, tetapi sifatnya berbeda-beda, yaitu :        

  • Langsung ke bidang intelektual.
  • Pengaruh pada industri dan medan perang
  • Perubahan yang dibawakannya pada organisasi-organisasi sosial lambat laun merambat dalam kehidupan politik.
  • Perubahan dan benturan terhadap tata lingkungan.

Sumber Daya Alam (SDA) dan Pelestariannya

Pengertian Sumber Daya Alam

  • SDA adalah potensi ekosistem dan fungsinya yang dapat dimanfaatkan untuk makhluk hidup termasuk manusia.
  • Pemanfaatan ekosistem berbeda antara manusia dengan makhluk lainnya.
  • Manusia memanfaatkan ekosistem secara intensif untuk memenuhi kebutuhan hidup yang besar dan beraneka ragam.
  • Nilai ekosistem sebagai sumber daya alam bagi manusia lebih besar dibandingkan dengan makhluk hidup lain.

Klasifikasi Sumber Daya Alam

  • Tidak akan habis
    • Tidak dapat diubah

Tdk akan hbs, ttp tdk dapat bgitu banyak diubah mell kegiatan manusia

Contoh :

Tenaga atom (banyak terkandung dalam batuan bumi)

Tenaga angin (akibat kondisi iklim)

Hujan (jumlah melimpah)

Tenaga pasang surut (hubungan matahari-bulan-bumi)

  • Dapat salah guna

Tdk akan hbs, ttp kalau salah pemanfaatannya, kualitas menurun dan bahkan rusak

Contoh :

Sinar matahari (ada cemaran udara fotosintesis terganggu)

Atmosfer (ada cemaran, kualitas menurun)

Perairan di lautan (ada cemaran, kualitas turun)

Tenaga aliran air (persediaan kurang, bila kekeringan)

Pemandangan alam dalam arti luas

  • Dapat habis
    • Dapat dipertahankan

SDA yang kelestariannya bergantung bagaimana cara manusia menggunakannya

  • Renewable ( dapat diperbaharui )

Kelestarian SDA sangat tergantung bagaimana manusia merencanakan dan mengelolanya

Contoh :

Plasma nutfah (satwa, tanaman langka, mibrobia hutan dll), Air, kesuburan tanah, tenaga manusia, produksi pertanian dan kehutanan dll

  • Unrenewable ( tidak dapat diperbaharui )

Sekali punah tidak akan dapat diperbaiki dengan cara apapun

Contoh :

Ekosistem alami

Jenis satwa liar

  • Tdk dpt dipertahankan

Sekali dipakai tidak dapat diganti atau diperbaharui (sumber daya galian/mineral)

  • Dapat digunakan lagi (Recycling)

Segi konsumsinya kecil, potensi pemakaian tinggi

Contoh :

Permata dan metal non konsumtif

  • Tdk dpt digunakan lg

Konsumsi tinggi, yakin akan habis

Contoh :

Minyak bumi/gas

Mineral non metal (gelas, gigsum, garam nimeral)

Metal yang dikonsumsi tinggi (timah pada minyak dan cat,       timah putih pada pasta gigi)


Konsep Kelestarian dan Pendayagunaan Sumber Daya

Konsep Dasar Pengelolaan SDA ditujukan :

  1. Untuk menjamin kelestarian kualitas lingkungan (produktif, rekreatif dan estetik)
  2. Menjamin adanya kelestarian hasil dan pemanfaatan sumber daya alam (dapat terus menerus menghasilkan dalam jangka waktu yang panjang)

Konsep Keterkaitan

  • Diperlukan pendekatan yang interdisiplin dan penelaahan, pengaturan dan pengolahan SDA.
  • Manusia tidak dapat memanfaatan suatu bentuk SDA tanpa mempengaruhi SDA yang lain.
  • SDA beragam, tetapi juga dapat menyebabkan :
  1. peningkatan erosi tanah,
  2. penurunan kesuburan tanah,
  3. pengendapan/pengeruhan sungai oleh lumpur,
  4. penurunan air permukaan di musim kemarau dan pelimpahan air permukaan di musim hujan,
  5. penurunan Kadar air tanah.
  6. penurunan hasil hutan.

Konsep Kelestarian dan Pendayagunaan

  • Jaminan :
    • Kelestarian kualitas lingkungan
      • Produktif, rekreatif, estetik
      • Kelestarian hasil dan pemanfaatan
        • Hub. harmonis mns dg sda
  • Solusi :
    • Penelaahan, pengaturan dan pengolahan thd pemanfaatan (tidak bersifat sektoral)

Konsep Keterkaitan

  • Pemanfaatan suatu btk S.D. akan mempengaruhi S.D. lain
  • Pendekatan interdisipliner :
    • telaah, atur dan olah

Prinsip Pelestarian Sumber daya hayati

  • Daya toleransi (SDA punya batas toleransi tertentu, bila dilampaui akan rusak)
  • Inoptimum (tdk ada sumber daya alam hayati yg dpt berkembang scr optimal)
  • Faktor pengontrol (Faktor yg dpt mengotrol dinamika populasi sda hayati)
  • Irreversible (Bbrp sda hayati tdk dpt diperbaharui lagi, krn mata rantai ekosistemnya terputus)
  • Pembudidayaan (sda hayati yg telah dibudidayakan hrs terus menerus dipelihara dan dilindung. Jika tdk perkembangannya menjadi terbatas)