Rancangan Organisasi

Rancangan Organisasi

  • Keseluruhan rangkaian dari elemen struktural dan hubungan di antara elemen-elemen tersebut yang digunakan untuk mengelola organisasi secara total.
  • 2 hal penting :
  1. Organisasi dapat diubah karena faktor-faktor situasi, SDM, pasar dll.
  2. Untuk organisasi yg lebih besar sangat kompleks  dng banyak tingkatan dan variasi rata-rata tidak dideskripsikan secara lengkap dan penuh.

Model Organisasi

  1. 1.      Model Birokratis (bureaucracy); model dari rancangan organisasi yang berdasaran pada suatu sistem otoritas yang sah dan formal
  • Model ini dipelopori oleh Max Weber dari teori organisasi klasik.
  • 5 karakteristik dasar O B :
  1. Organisasi seharusnya menerapkan pembagian tenaga kerja yang berbeda dan setiap posisi seharusnya diisi oleh seorang ahli.
  2. Organisasi seharusnya mengembangkan rangakaian peraturan yang konsisten untuk memastikan bahwa kinerja tugas seragam.
  3. O(rganisasi seharusnya menentukan hirarki posisi atau jabatan yang menciptakan rantai komando dari puncak organisasi ke dasar organisasi
  4. Manajer seharusnya melakukan bisnis dengan cara yang tidak personal dan mempertahankan jarak sosial antara mereka sendiri dengan bawahan mereka.
  5. Penerimaan tenaga kerja dan kemajuan karier dalam organisasi seharusnya didasarkan pada kecakapan teknis dan karyawan seharusnya dilindungi dari pemecatan secara sewenang-wenang.
  6. 2.      Model Perilaku
  • Adalah model rangkaian organisasi yang konsisten dengan gerakan hubungan manusia dan menekankan perhatian pada pengembangan kelompok kerja dan perhatian mengenai proses interpersonal.
  • Rensis Linkert, adalah peneliti yang meneliti apa yang membuat beberapa organisasi lebih efektif dari organisasi lainnya.
  • 8 Dimensi yang digunakan : kepemimpinan, motivasi, komunikasi, interaksi, pengambilan keputusan, penetapan tujuan, pengendalian dan tujuan kinerja.

Pengaruh situasional terhadap rancangan organisasi :

  • Teknologi Inti
  • Lingkungan
  • Ukuran organisasi
  • Siklus hidup organisasi

Mengelola Perubahan Organisasi & Inovasi

 

Perubahan Organisasi

  • Organization Change, merupakan modifikasi substantif pada beberapa bagian organisasi: jadual pekerjaan, dasar utk departementalisasi, rentang manajemen, mesin-mesin, rancangan organisasi, orang2, dsb.

Langkah-langkah dalam proses perubahan

  • Identifikasi kebutuhan akan perubahan
  • Penetapan tujuan perubahan
  • Diagnosis dari variabel yang relevan
  • Pemilihan teknik perubahan yang sesuai
  • Perencanaan implementasi untuk perubahan
  • Implementasi aktual
  • Evaluasi dan tindak lanjut

Penolakan perubahan :

  • Ketidakpastian
  • Kepentingan pribadi yang terancam
  • Perbedaan persepsi
  • Rasa kehilangan

Mengatasi penolakan

  • Partisipasi
  • Pendidikan dan komunikasi
  • Fasilitasi
  • Analisis bidang kekuatan

Bidang-bidang perubahan organisasi

  • Struktur & Rancangan organisasi terdiri dari :
    • Rancangan pekerjaan
    • Departementalisasi
    • Hubungan pelaporan
    • Distribusi otoritas
    • Mekanisme koordinasi
    • Struktur lini – staf
    • Rancangan keseluruhan
    • Manajemen Sumber daya manusia.
    • Teknologi & Operasi terdiri dari :
      • Teknologi informasi
      • Peralatan
      • Proses Pekerjaan
      • Urutan pekerjaan
      • Sistem Pengendalian
      • ORANG yang terdiri dari :
        • Kemampuan dan ketrampilan
        • Kinerja
        • Persepsi
        • Ekspektasi
        • Sikap
        • Nilai

Pengembangan Organisasi

  • Suatu usaha terencana yang berskala organisasi, dikelola dari puncak dan dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan kesehatan organisasi melalui intervensi yang terencana dalam proses organisasi yang menggunakan pengetahuan perilaku.

Teknik-teknik pengembangan organisasi :

  • Aktivitas diagnostik
  • Membangun tim
  • Timbal balik survei
  • Pendidikan
  • Aktivitas antar kelompok
  • Penyelesaian melalui pihak ketiga
  • Aktivitas teknostruktural
  • Konsultasi proses
  • Perencanaan hidup & karier
  • Bimbingan & Konseling
  • Perencanaan & penetapan tujuan

 

Inovasi Organisasi

  • Proses Inovasi :
  1. Pengembangan inovasi
  2. Aplikasi inovasi
  3. Peluncuran aplikasi
  4. Pertumbuhan aplikasi
  5. Kematangan inovasi
  6. Penurunan inovasi

Kegagalan berinovasi

  • Kurangnya sumber daya
  • Gagal mengenali kesempatan
  • Penolakan akan perubahan

Mendorong inovasi organisasi

  • Sistem penghargaan
  • Budaya organisasi
  • Intrapreneurship dalam organisasi yang lebih besar.

Inovasi adalah darah kehidupan organisasi.
Gagal berinovasi berarti darah berhenti mengalir dalam tubuh organisasi..
Apa yang bakal terjadi selanjutnya ????

2 thoughts on “Rancangan Organisasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s