Manusia dan Lingkungan Hidupnya

Keadaan ekosistem di muka bumi :

  • Sebagian besar ekosistem sudah dipengaruhi manusia, baik langsung maupun tidak langsung (yang tidak dipengaruhi sangat sedikit).
  • Manusia merupakan makhluk yang paling penting (mengapa ??),
  • Apa peran manusia, apabila dilihat dari ekologi ?

 

APA PERANAN MANUSIA TERHADAP LINGKUNGAN ?

 

1. Dominansi Secara Ekologi

Dikatakan dominansi ekologi apabila :

1. Mampu berkompetisi yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dibandingkan dengan makhluk lain.

2. Memberikan  pengaruh yang besar terhadap lingkungan tempat hidupnya/organisme yang lain.

Contoh-contoh dominansi ekologi

Jenis pohon tertentu di dalam hutan merupakan tumbuhan bersifat dominan meskipun jumlahnya tdk banyak, karena :

  • ukurannya yang besar, sehingga dapat berkompetisi terhadap cahaya, air, mineral.
  • Pohon mampu mengubah kondisi cahaya, atmosfer, suhu dan kelembaban di dalam hutan.
  • Pohon juga dapat mengubah sifat fisik dan kimia tanah.

Contoh-contoh dominansi ekologi

Hewan juga dapat menjadi dominan secara ekologi, karena :

  • Ukuran
  • Jumlah
  • Mobilitas
  • Agresivitas
  • Intelejensia

Dominanasi ekologi tergantung :

  • Jumlah
  • Sifat
  • Ketahanan
  • Toleransi
  • Agresivitas
  • Intelenjensia

Selain tersebut di atas, dominansi ekologi manusia karena :

  • Sifat mental (pola fikir).
  • Sifat anatomis dan fisiologis yang lebih unggul (sikap tubuh tegak, bergerak di atas ke dua kaki, ibu jari tangan berkembang sedemikian rupa sehingga dapat dipertemukan dengan jari lainnya dan memegang sesuatu dengan sangat leluasa).
  • Sifat manusia selain bersifat herbivor, juga bersifat carnivor dan predator.

 

2. Manusia sebagai Pembuat alat

  • Kelemahan :

Tdk dapat bergerak cepat,

Pancaindera penciuman dan pendengaran kurang berkembang.

Kulit pelindung tidak ada

Anak-anaknya sangat lama tergantung pada induk.

  • Kelebihan :

Penglihatan 3 dimensi

Daya nalar tinggi

Kemampuan membuat Peralatan

Penggunaan api …. Dominansi territorial

Budidaya tanaman dan hewan.

 

3. Manusia sebagai Makhluk Perampok/ Eksploitator

  • Eksploitator ekosistem (darat dan laut).

Karena sifatnya omnivor dan kebutuhannya sangat beragam.

Hasil eksplorasinya untuk makanan dan yang lain (pakaian, rumah).

  • Pola tanam monokultur

Pembudidaya tanaman dan hewan (berakibat terhadap terputusnya mata rantai jaring-jaring makanan).

  • Intensifikasi bid. Pertanian

Cenderung mengurangi species yang palinh bergizi, sehingga nilai tanah dalam penyediaan unsur hara menurun.

  • Perusakan biomassa

Pemanfaatan lahan yang intensif, tanpa adanya recovery akan merusak biomasa.

  • Pengeksplor ekosistem yang tidak konsumstif.

Hewan untuk olah raga, kesenangan, prestise sosial, estetika.

 

4. Penyebab evolusi

  • Penyebab evolusi organik
  • Evolusi alamiah berlangsung sangat lambat, akibat perusakan alam mengakibatkan evolusi organik berjalan lebih cepat.
  • Akibatnya akan menurunkan jumlah organisme dan bahkan menyebabkan kepunahan.
  • Juga akan berakibat terhadap peningkatan populasi organisme tertentu dan kemungkinan tidak dapat dikendalikan.
  • Terjadi perubahan habitat, dari yang bersifat alamiah menjadi habitat buatan siptaan manusia, sehingga akan akan memunculkan hutan bangunan/habitat kota bukan habitat alamiah.
  • Muncul hewan/tumbuhan pengganggu (nyamuk, lalat, gulma/tanaman hama).
  • Pengubahan habitat akan menyebabkan terciptanya varietas organisme (nyamuk malaria menjadi nyamuk cikungunya, DBD).
  • Percepatan evolusi organik, karena adanya aktivitas distribusi hewan dan tumbuhan.

 

5. Manusia sebagai makhluk Pengotor/ Pollutant

Macam polutan yang dibuang manusia (padat, cair dan gas) :

  • Feces ….. Organik (penguraiannya relatif cepat)
  • Sampah sintetik dan toksin dsb penguraiannya sangat lambat.
  • Polutan kawasan industri (kimia, besi, baja dan mobil) a.l. senyawa karbon (CO, CO2, hidrokarbon) dan SO2.
  • Polutan utama rumah tangga yang padat penduduk adalah polutan cair, juga industri tekstil dll.

Upaya mengatasinya :

  • Konsep :
    • Degradable
    • Undegradable
  • Demanding, balancing capacity
    • Daya urai vs ∑ sampah

 

Masalah kependudukan dan LH

  • Penyebab ???
    • Ketidak seimbangan antara jumlah dan laju perkembengan penduduk thd perkembangan Perekonomiannya serta jumlah lahan yang tetap.
  • Solusi
    • industrialisasi
    • Pembatasan laju pddk
    • “Doomsday scenario” ??

Masalah kependudukan di Indonesia

  • Ddl : 0,25 ha / 5 penduduk

vs

0,25 ha / 1.075 penduduk

  • Jawa :
    • (1983) 7% wil Ind. Menanggung 63,7% penduduk

vs

  • densitas 63 org / km (Ind)
  • How to deal with it :
    • KB ?
    • Migrasi penduduk
    • Industrialisasi ??
    • Pola tanam

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s