Pertumbuhan & Perubahan Struktur Ekonomi

Pembgn Ekonomi Indonesia

  • Orla dikenal dg Pembangunan Sewindu Berencana ( 8 th ) dibawah Depernas dpp Prof Dr Mohammad Yamin (kurang terdokumentasi – sulit dpt bhnnya)
  • Orba dikenal dg Pembangunan Lima Tahun (Pelita I sd Pelita VI), dibawah Bappenas (terdokumentasi dg baik & mdh dpt bahannya).

Pembangunan Lima Tahun

  1. Pelita resmi mulai thn1969 dan prosesnya berjln mulus dr 1969 – 1980, namun akhir 1997-1998 proses pemb Ind   spt berhenti & alami pertumb negtf 1998.
  2. Indikator yg dignkn dlm ukur Pelita :

a.  Pertumbhn ekonomi

b.  Income/capita

c.  Jumlah kemiskinan

d.  Pengktn  SDM / Jumlah buta aksara

e.  AD (= C+I+G+E)

f.  AS  = F ( TK/labour,Mdl shm/capital stock, Produktivity)

Produk Domestik Bruto

PDB(GDP): diartikan sebagai nilai keseluruhan semua brg dan jasa yg diprod di dlm wlyh tsb dlm jk wkt ttt (biasanya per tahun). PDB berbeda dari produk nasional bruto krn memasukkan pendptn faktor produksi dari LN yg bekerja di neg tsb. Shg PDB hny menghit ttl produksi dr suatu neg tanpa memperh apakah produksi itu dilakukan dgan memakai faktor produksi DN atau tidak.

PDB = konsumsi + investasi + pengeluaran pemerintah + (eksporimpor)

Pendapatan Nasional Bruto

n  Pengertian Produk Nasional Bruto : hasil produksi dalam suatu wilayah yg telah dikurangi hasil faktor produksi yg pemiliknya bkn berasal dr dalam perek serta ditambah nilai faktor produksi dr dlm perekon yg berada di luar daerah perekon.

n  Produk Nasional Bruto = PDB + hasil faktor produksi milik domestik yg ada di LN – hasil output faktor produksi milik LN yg ada di DN

Pendapatan Nasional Netto

n  Pengertian Produk Nasional Netto adalah produk nasional yg memperhitungkan pengeluaran investasi neto dengan mengurangi investasi bruto dengan depresiasi.

n  Produk Nasional Netto = Produk Nasional Bruto – Depresiasi

Pendapatan Nasional

Pendapatan Nasinal merupakan pendapatan yg memperhitungkan balas jasa atas faktor produksi dengan mengurangi produk nasional neto dengan pajak tidak langsung dan ditambah dengan subsidi.

Pendapatan Nasional = Pendapatan Nasional Neto – Pajak Tidak Langsung + Subsidi

DEFINISI PERTUMBUHAN EKONOMI

Pertumbuhan ekonomi : proses dmn terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil. Jadi perekon dikatakan tumbuh atau berkembang bila terjadi pertumbuhan output riil. Deffinsi pertumbuhan ekonomi yg lain adalah bhw pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada kenaikan output perkapita. Pertumbuhan ekonomi menggambarkan kenaikan taraf hidup diukur dengan output riil per orang.

TEORI DAN MODEL PERTUMBUHAN EKONOMI

A.Teori Inovasi Schum Peter

Pada teori ini menekankan pada faktor inovasi enterpreneur sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi kapitalilstik.Dinamika persaingan akan mendorong hal ini

B.Model Pertumbuhan Harrot-Domar

Teori ini menekankan konsep tingkat pertumbuhan natural.Selain kuantitas, faktor prod TK,  kenaikan efisiensi yg dsbbkn oleh diklat .Model ini dapat menentukan: berapa besarnya tabungan atau investasi yang diperlukan untuk memelihar tingkat laju pertumbuhan ekonomi natural yaitu angka laju pertumbuhan ekonomi natural dikalikan dengan nisbah kapital-output.

C.Model Input-Output Leontief.

Mdl ini merup gbran menyeluruh ttg aliran dan hub antarindustri. Dg menggunakan  ini maka perenc pertumb ekonomi dpt dilakukan scr konsisten krn dpt diketh gambaran hub aliran input-output antarindustri. Hub tsb diukur dg koefisien input-output dan dlm jangka pendek/menengah dianggap konstan tak berubah .

D.Model Pertumbuhan Lewis

Model ini merupakan model yang khusus menerangkan kasus negr sedang berkembang banyak (padat) penduduknya.Tekanannya adl pada perpindahan kelebihan penduduk disektor pertanian ke sektor modern kapitalis industri yang dibiayai dari surplus keuntungan

E.Model Pertumbuhan Ekonomi Rostow

Model ini menekankan tinjauannya pd sejarah tahap-tahap pertumb ekonomi serta ciri dan syarat masing-masing. Tahap-tahap tersebut adalah tahap masyarakat tradisional, tahap prasyarat lepas landas, tahap lepas landas, tahap gerakan ke arah kedewasaan, dan akhirnya tahap konsumsi tinggi.

Ciri-ciri negara sedang berkembang

1. Tingkat pendapatan rendah,sekitar US$300 perkapita per tahun.

2. Jumlah penduduknya bnyk dan pdt per-km2

3. Tingkat pendidikan rakyatnya rendah dengan tingkat buta aksara tinggi.

4. Sebagian rakyatnya bekerja disektor pertan pgn scr tak produktif,sementara hny sbgn kecil rakyatnya bekerja disektor industri.Produktifitas kerjanya rendah.

5. Kuantitas sumber-sumber alamnya sedikit serta kualitasnya rendah.Kalau mempunyai   sumber-sumber alam yang memadai namun belum diolah atau belum dimanfaatkan.

6. Mesin-mesin produksi serta barang-barang kapital yang dimiliki dan digunakan hanya kecil atau sedikit jumlahnya.

7. Sebagian besar dari mereka merupakan negara-negara baru diproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan kira-kira satu atau dua dekade.

Transisi kependudukan

Yang mencerminkan kenaikan trf hdp rakyat di suatu negara adlh bsrnya tabgan dan akumulasi kapital dan laju pertumbuhan pddknya. Laju pertumb yg sgt cpt di bnyk neg ,sdng berkembg nmpaknya disbbkan oleh fase atau thp transisi demografi yg dialaminya. Neg2 sdg berkemb mengalami fase transisi demografi dmn angka kelahiran msh tinggi smntr angka kematian tlh menurun. Kedua hal ini disebabkan krn kemajuan pelayanan kesehatan yg menurun angka kematian balita dan angka thn harapan hdp. Ini terjadi pada fase kedua dan ketiga dalam proses kependudukan.

Empat tahap dalam proses transisi

Tahap 1: Masyarakat pra-industri, di mana angka kelahiran tinggi dan angka kematian   tinggi menghasilkan laju pertambahan penduduk rendah;

Tahap 2: Tahap pembangunan awal, di mana kemajuan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik menghasilkan penurunan angka kelahiran tak terpengaruh karena jumlah penduduk naik.

Tahap 3: Thp pemb lanjut, dimn tjd penurunan angka kematian balita, urbanisasi, dan kemajuan penddkn mendorong bnyk psgan muda ber-RT menginginkan juml anak lb sdkt hingg menurunkan angka kelahiran. Pd thp ini laju pertambahan pendd mgkin msh tinggi ttpi sdh mulai menurun;

Tahap 4: Kemantapan dan stabil, di mana pasangan2 ber-RT melaksanakan pembatasan kelahiran dan mereka cenderung bekerja di luar rumah. Bnknya anak cenderung hanya 2 atau 3 saja hingga angka pertambahan neto penduduk sangat rendah atau bahkan mendekati nol.

Faktor penggerak pertumb ekon dlm menanggulangi kemiskinan

1. Sumber-sumber Alam Elemen ini meliputi luasnya tanah, sumber mineral dan tambang, iklim, dan lain-lain.

2 .Sumber-sumber Tenaga Kerja

3. Kualitas Tenaga Kerja

4 .Akumulasi Kapital

Peranan penting pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi

1.  Stabilitas sosial-politik ->perlu pem berwibawa & kuat

2. Ketidakmampuan atau kelemahan setor swasta melaksanakan fungsi entreprenurial yang bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital dan mengambil inisiatif mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan

3. Pertumbuhan ekonomi mrpkn hsl akumulasi kapital dan investasi yg dlkkn terutm oleh sektor swasta yg dpt menaikkan produktivitas perekon.

4. Rendahnya tabgn-investasi masy (sktr swasta) merupakan pst atau faktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yg menghambat pertumbuhan ekonomi.

5. Hambatan sosial utama dlm menaikkan taraf hdp masy adlh jumlah penduduk yg sgt bsr dan laju pertumbuhannya yg sgt cepat

6. Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan faktor penawaran saja, yang menaikkan kapasitas produksi masyarakat, yaitu sumber-sumber alam dan manusia, kapital, dan teknologi;tetapi juga faktor permintaan luar negeri. Tanpa kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan.

Strategi pertumbuhan ekonomi

1.Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian. Pemb pertanian gunakan tekn, padat TK dan  relatif gunakan sdkt kapital; Kenaikan produktivitas  pertan memungkinkan perek dg gunakan TK lb sdkt hslkan kuant output bhn mknan yang sama. Dg dmkn sbgn dr TK dpt dipindahkan ke sktr industri tanpa menurunkan output sktr pertan. Di samping itu pembgn atau kenaikkan prodvts dan output total sktr pertan akn menaikan pndtn di sekt tsb

2. Strategi Impor Versus Promosi Ekspor

Dlkkn dg membangun industri yg     menghasilkan brg-brg yg semula diimpor.

3. Perlunya Diversifikasi Usaha, upaya mempertahankan atau menstabilkan penerimaan devisanya

Hub PDB dg PN

PNB = PDB + F   ………………. 1.1)

NNP = PNB – D   ………………. 1.2)

PN   = NNP – Ttl ………………. 1.3)

Ket : PNB = Prod Nas Bruto

NNP = Prod Nas Neto

F     = Pendpt Neto thdp LN

D     = Depresiasi = Penyusutan

Ttl   = Pjk Tak Lgs Neto

PN   = Pendpt Nas

PDB  = Prod Domestik Bruto

PDB  = PN + Ttl + D – F  ……. 1.4) atau

PN    = PDB + F – D – Ttl ……  1.5)

Sbb PDB = ∑ NT1 + NT2 …. + NTn

Keterangan :

NT1 sd NTn : NT sektor 1 sd sektor n

NT adlh setiap lpgn ush/sektor adl selisih antr keluaran sektor (nilai output) dan masukan sektor (nilai input)

Metode penghitungan pertumbh ekonomi

  1. PDB (t) = {PDB (t) – PDB (t-1) /PDB (t-1) } x

100 %. ………………………. 1.7)

2. r = {(n-1V tn/to) – 1} x 100% ………….1.8)

3. tn = to (1+r)Y    …………………….1.9)

4.PDB HK(t) = {100/IHK(t) } x PDBhb(t)

5.PDB HB(t) = PDB HB(t) x IHK(t)

100

Teori umum pertumbuhan

AS dan AD dlm Pss Ekon Makro yang Seimbang

Sisi Permintaan Agregat (AD)

Sisi Penawaran Agregat (AS)

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s