Keseimbangan Pasar Barang dan Pasar Uang

KESEIMBANGAN PASAR BARANG DAN PASAR UANG

KENYATAAN YG TERJADI ADL BAHWA  ANTARA PASAR BRG DAN UANG SALING BERHUBUNGAN  KRN ANTARA YG SATU DGN YG LAIN SALING MEMBUTUHKAN, MESKIPUN DLM PERKEMBANGAN SELANJUTNYA  UANG TELAH MENJADI KOMODITI SENDIRI YG DIPERDAG. DLM PSR UANG.

DISATU SISI PERMINTAAN UANG ADL UTK MEMENUHI PERMINTAAN BRG SEMENTARA SISI LAIN PERMINTAAN BARANG HANYA AKAN TERJADI BILA DIPERANTARAI DGN UANG. SHG PEMBAHASAN KEDUANYA  SANGAT PENTING.

 

KESEIMBANGAN PSR BARANG

PENCIPTAAN/PENGADAAN BRG  DIAWALI OLEH  PROSES PENGADAAN YG DIBIAYAI OLEH INVESTASI. BESARNYA INVESTASI NASIONAL SEDIKITNYA BANYAK TERGANTUNG DARI BESAR KECILNYA TABUNGAN NASIONAL YG POLA PERILAKUNYA BERGANTUNG PD TINGKAT SUKU BUNGA, SDANGKAN BESAR KECILNYA  TABUNGAN  BERGANTUNG  DR BESAR KECILNYA TINGKAT PENDPATAN NASIONAL, SHG DLM PSR BARANG YG SANGAT BERPERAN ADL BESAR KECILNYA  TINGKAT TABUNGAN DAN INVESTASI ( I=S).

TABUNGAN  MRP SISA DR PENDAPATAN YG TDK DIKONSUMSI (S= Y – C),

YG DLM JGK PENDEK FUNGSI TABUNGAN ADL

S= -Co + sY,

DIMANA s  ADL MPS, SEDANGKAN INVESTASI ADL PENGELUARAN SCR SENGAJA DLM RNGKA MEMPERBESAR KAPASITAS PRODUKSI UTK DAPATKAN KEUNTUNGAN EKONOMI. DGN DEMIKIAN INVESTASI ADL INDUCED YG PERSAMAAN FUNGSI DLM JANGKA PENDEK ADL :

I = Io – er

DIMANA  e ADL DI / Dr =MPI

DLM HAL TTT TABUNGAN TERGANTUNG PD TINGKAT PENDPATAN, AKAN TP BILA PERSAMAAN TAB KITA UBAH MAKA

BILA  S = -Co + Sy

Y =  S/MPS + Co /MPS

ARTINYA BSR KECILNYA TGKT PENDAPATAN SEDEMIKIAN SHG JUGA TERGANTUNG  PD BESAR KECILNYA TINGKAT TABUNGAN YG ADA (JUGA KONSUMSI).

 

DMK JUGA INVESTASI,BILA DLM KENYATAANYA INVESTASI  TERGANTUNG TGKT BUNGA,MK TINGKAT BUNGA JUSTRU BERGANTUNG  DR BERAPA BESARNYA TINGKAT INVESTASI DGN PERSAMAAN FUNGSI =  r Io/e – I/e

ITU SEBABNYA DLM MEKANISME PASAR, HUB ANTARA TGKT TABUNGAN DGN PENDPATAN DAN HUB ANTARA TGKT INVESTASI DGN SUKU BUNGA SALING TIMBAL BALIK. OLEH KRN ITU PERLU DICARI KESEIMBANGAN NILAI SUKU BUNGA DAN PENDPATAN NASIONAL AGAR KONDISI PSR BRG RELATIF STABIL

 

S= -Co + sY

I = Io – er

SYARAT KESEIMBANGAN I=S

SHG

-Co + sY = Io – er

sY = Io + Co – er

Er = Io + Co -sY

DGN DEMIKIAN

PENDAPATAN NASIONAL KESEIMBANGAN UTK PSR BARANG :

 

Y = Io +Co – er

MPS

 

 

 

 

SUKU BUNGA  KESEIMBANGAN UTK PSR BARANG

 

Y = Io +Co – sY

MPS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CONTOH SOAL

PEREKONOMIAN NEGARA ABC TH 1998 FUNGSI KONSUMSINYA  C= 30 +0,75 Y ,FUNGSI INVESTASI I =10 – 10,5r, MAKA  KESEIMBANGAN PSR BRG AKAN TERJADI BILA PENDPATAN NASIONAL ADL :

DIKETHAUI

C= 30 +0,75 Y=

I= 10 – 10,5r

 

Y = 10 + 30 –10,5r

0,25

Y = 160 –42r

SHG PERSAMAAN SUKU BUNGA KESEIMBANGAN :

r = 3,81 – 0,024 Y

 

ARTINYA

q  BILA SUKU BUNGA NAIK 1% MK PENDPATAN NASIONAL AKAN BERKURANG  42 PUN SEBALIKNYA. GRAFIKNYA SBB;

q  BILA PENDPATAN NASIONAL NAIK 1% MK SUKU BUNGA TURUN 0,024 %

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DARI GAMBAR TSB KURVE IS BERSLOPE NEGATIF, ARTINYA TERDAPAT HUB TIMBAL BALIK ANTARA TGKT BUNGA DAN PENDPATAN. BERDASARKAN PERSAMAAN DIATAS  PEREK. NEGARA “ABC” TSB KESEIMBANGAN PASAR BRG HANYA AKAN TERJADI  PD BATAS SUKU BUNGA  TERTINGGI PADA 3,81% DAN TGKT PENDPATAN TERTINGGI BERADA PADA Rp. 160.DGN DEMIKIAN BILA TERDAPAT KEKUATAN BARU YG MAMPU MEMBAWA TINGKAT SUKU BUNGA DIBAWAH 3,81% DGN Y DIATAS Rp. 160  MK PEREK DLM KEADAAN MENGALAMI KETIDAKSEIMBANGAN.

KURVE IS JUGA DPR DIBENTUK DGN CARA MENURUNKAN  KURVA-KURVA YG BERKAITAN ,SPT GAMBAR DIBAWAH :

 

KESEIMBANGAN DI PASAR UANG (LM)

MENURUT KEYNES PERMINTAAN AKAN UANG TERDIRI TIGA MOTIF:

(1)  MOTIF TRANSAKSI

(2)  MOTIF BERJAGA-JAGA

(3)  MOTIF SPEKULASI

 

MOTIF TRANSAKSI DAN JAGA-JAGA = L1 YG TERGANTUNG DR BESARNYA TINGKAT PENDPATAN,MOTIF SPEKULASI =L2 TERGANTUNG DR TINGKAT SUKU BUNGA.

TOTAL PERMINTAAN UANG

L = L1 + L2

L1 = -K1 +M1Y

L2 = K2 – M2i

L = -K1+M1Y + K2-M2i

 

BESARNYA NILAI L SEPENUHNYA TERGANTUNG DR PERILAKU MASYARAKAT SEHUB. DGN TGKT PENDPATAN DAN SUKU BUNGA YG BERLAKU DIPASAR, SEDANGKAN PEREDRAN UANG TERGANTUNG DR PEMERINTAH YAITU MANAKALA PEMERINTAH MELAKUKAN KEBIJAKAN EKSPANSIF MAUPUN KONTRAKTIF YG BERPENGARUH PADA JUB(MS).OKI KEBIJAKAN TSB TERGANTUNG PEMERINTAH.  BESARNYA NILAI MS BERSIFAT OTONOM DLM ARTI TDK TERDAPAT SUATU VARIABEL YG DPT MENGUBAHNYA.

AGAR JUB SEBANDING DGN TGKT PERMINTAAN,MK PERLU DIKETAHUI BERAPA BESAR TGKT PENDPATAN DAN SUKU BUNGA YG IDEAL TSB.OKI , KESEIMBANGAN  TSB DISEBUT DGN KESEIMBANGAN PASAR UANG YG DINOTASIKAN SBB :

L = MS ,               LM

 

DGN DEMIKIAN ,PERS UMUM UTK KESEIMBANGAN PASAR UANG DGN MEMASUKAN VARIABEL-VARIABELNYA ADL :

 

M = -K1 +M1Y + K2-M2i

 

 

 

 

 

PENDAPATAN NASIONAL KESEIMBANGAN UTK PSR UANG :

 

Y = M +M2i –K2 +K1

M1

 

 

 

 

SUKU BUNGA KESEIMBNAGAN PSR UANG :

 

 

i = –K1 +M1Y + K2 –M

M2

 

 

 

 

 

CONTOH SOAL:

SUATU PEREK NEGARA “ABC” TH 1998 JUB Rp 500 ,FUNGSI L1 =-40 + 0,5y DAN L2 = 60 – 20i,MAKA PENDPATAN NASIONAL KESEIMBANGAN UTK PSR UANG ADL SBB:

 

Y = M +M2i –K2 +K1

M1

= 500 + 20i – 60 +40

0,5

Y = 960 + 40i

i =0,025 Y -24

 

INTERPRETASI:

q  BILA SUKU BUNGA NAIK 1%,MK PENDPATAN NASIONAL AKAN BERTAMBAH 40,PUN SEBALIKNYA.

q  BILA  PENDPATAN NASIONAL NAIK RP.10 MAKA SUKU BUNGA  AKAN BERTAMBAH SEBESAR 0,25% PUN SEBALIKNYA

q  DR PERSAMAAN KESEIMBANGAN PENDPATAN DAN SUKU BUNGA  DPT DIARTIKAN BAHWA SUKU BUNGA DAN PENDPATAN NASIONAL TERTINGGI 960 DAN 24% ARTINYA  MANAKALA SUKU BUNGA  0% MK PENDPATAN NASIONAL  960 DAN BILA SUKU BUNGA SEBESAR 1% MAKA Y =  1000 DAN MANAKALA  Y=0 MAKA i =-24%.

q  GAMBAR KURVE LM BERSLOPE POSITIF ARTINYA HUBUNGAN SUKU BUNGA BERBANDING LURUS SBB :

 

 

 

 

KESEIMBANGAN DI PASAR BARANG DAN PASAR UANG :

ANTARA PSR BRG DAN PSR UANG TERDAPAT SUATU PERBANDINGAN YG KONTRADIKTIF, YAITU DISATU SISI UTK PASAR BARANG ,PENDPATAN NASIONAL DPR DITINGKATKAN DGN CARA MENURUNKAN SUKU BUNGA,AKAN TETAPI DGN MENAIKAN SUKU BUNGA DI PASAR UANG PENDAPATAN JUSTRU AKAN MENURUN.DMKIAN SEBALIKNYA,YAITU MANAKALA PENDPDATAN NASIONAL MENINGKAT UTK PASARA UANG,MAKA SUKU BUNGA AKAN MENINGKAT,YG BERTENTANGAN DGN SUKU BUNGA  DIPASAR BARANG YG JUSTRU TURUN MANAKALA PENDPATAN NAIK.

BILA MEKANISME ANTARA PSR BARANG DAN PSR UANG DILEPAS TANPA KONTROL,MAKA KESEPAKATAN ANTARA KEDUA PSR TSB TIDAK AKAN TERJADI. OKI DIPERLUKAN KESEPAKATAN MENGENAI TGKT SUKU BUNGA DAN PENDPATAN YG MODERAT, YG DPT DITERIMA DI PSR UANG MAUPUN BRG.

KESEPAKATAN KEDUA PASAR TSB DINOTASIKAN :

IS = LM

DIMANA :

FUNGSI IS UTK Y KESEIMBANGAN ADL Y = K – er

FUNGSI LM ADL = Y=K  + Mi DIMANA r=i=SUKU BUNGA

 

CONTOH

PEREK NEGARA “ABC” 2001 DIKETAHUI FUNGSI KESEIMBANGAN  PENDPTN NAS PSR BRG ADL : Y =160-421,S=-30 +0,25y DAN I = 10 –10r DAN KESEIMBANGAN PSR UANG ADL Y = 60 + 40 i   DIMANA L1=-40 +0,5Y, L2=60-20i DAN M=50, MAKA KESEIMBANGAN IS=LM ADALAH :

IS=LM

160 – 42i =Y=60 + 40i

160-60= 82i

i = 100 /82i

i = 1,22

 

160 – 42(1,22) =Y=60 + 40(1,22)

=108,8

 

DGN DEMIKIAN BESARNYA SUKU BUNGA  DAN PENDPATAN NASIONAL  KESEIMBANGAN PSR BRG DAN UANG NEGARA “ABC” MASING-MASING 1,22 % DAN Rp 108 ,BERDASAR ANGKA TSB MAKA DIPEROLEH HASIL SBB:

q  BESARNYA TABUNGAN NASIONAL ADL = S= -30 +0,25(108,8)=-2,8

q  BESARNYA INVESTASI

q  BESARNYA PERMINTAAN UANG UTK TRANSAKSI DAN JAGA-JAGA

q  BESARNYA PERMINTAAN UANG UTK SPEKULASI

q  JUMLAH UANG BEREDAR

 

 

LATIHAN  SOAL TE MAKRO

KELAS REGULER PAGI

 

1.  DIKETAHUI MODEL PEREK NEGARA “KEREN ABIS” DGN SATUAN MATA UANG RUPIEH SBB:

C=25 + 0,75Y,  I = 50 – 12,5I. PERMINTAAN UANG UTK TRANSAKSI DAN JAGA-JAGA L1 = -50 +0,5Y DAN PERMINTAAN UANG UTK SPEKULASI L2=75 – 25I,JUB ADL 75

HITUNG BESARNYA SUKU BUNGA DAN PENDPATAN NASIONAL KESEIMBANGAN YG TERJADI DIPSR UANG DAN BRG?

  1. BILA MISALKAN DLM KASUS YG SAMA SUKU BUNGA YG DIBERLAKUKAN ADL SEBESAR 2,5% DAN SAAT BERIKUTNYA  PENDPATAN NASIONAL DINAIKAN SEBESAR 100, TENTUKANLAH APAKAH TERJADI KESEIMBANGAN DIPASAR BARANG DAN UANG !
  2. BILA DLM PEREK YG SAMA NEGARA “KEREN ABIS”  DITETAPKAN UANG BEREDAR DITAMBAH 10 %. HITUNGLAH BERAPA BESAR PENDPATAN NASIONAL KESEIMBANGAN UTK PASAR UANG DAN BARANG.
  3. APA YANG DIMAKSUD DGN KEBIJAKAN MONTER EKSPANSIF DAN KONTRAKTIF ,APA IMPLIKASINYA THD PEREK MAKRO ?
  4. MENURUT PANDANGAN SAUDARA INSTRUMEN  KUALITATIF DAN KUANTITATIF DLM  KEBIJAKAN MONETER APAKAH YG SERING DIPERGUNAKAN PEMERINTAH(BANK SENTRAL)  DALAM MENGENDALIKAN INFLASI DAN JUB ?
  5. DIKETAHUI PEREK NEGARA “ABIS KEREN “ FUNGSI KONSUMSI = 40 + 0,7Yd, BESARNYA INVESTASI OTONOM ADALAH 35, PAJAK 17 DAN GOVERMENT EXPENDITURE ADL 30. HITUNGLAH  BERAPA BESARNYA PENDAPATAN NASIONAL KESEIMBANGAN, KONSUMSI DAN TABUNGAN ?

 

 

 

 

 

 

PANITIA UJIAN AKHIR SEMESTER(UAS)STIE BPD JATENG

Mata Kuliah : Pengantar Ek. Makro
Waktu : 90 Menit
Hari/Tgl : /             Juli 2005
Sifat : Buku  Tertutup
Pengampu : Yanuar Rachmansyah

b Kerjakan 6  soal dari 7 soal secara cermat dan rapi. Boleh tidak urut

 

  1. Adalah tugas Bank sentral dalam mengendalikan jumlah uang beredar maupun tingkat suku bunga /inflasi  yang salah satu tujuannya adalah bermuara pada stabilisasi ekonomi  makro. Oleh karena itu kebijakan moneter  yang dinamis perlu dilakukan baik menyangkut dengan kebijakan monter ekspansif dan kontraktif.

a.  Apa yang dimaksud dengan kebijakan moneter yang ekspansif dan kontraktif ,apa implikasinya terhadap  perekonomian  makro ?

  1. Jelaskan secara singkat instrumen dalam kebijakan moneter , baik secara kualitatif maupun kuantitatif ! Jelaskan pula mekanisme bekerjanya instrumen tsb !.

 

2.  Di ketahui model perekonomian  negara “ DEWA” dengan satuan mata uang rupiah sebagai berikut :

C=25 + 0,65Y,  I =35 – 12 i. Permintaan uang untuk  transaksi dan berjaga-jaga adalah sebesar  L1 = – 25 +0,5y dan permintaan uang untuk spekulasi (speculative motif) L2= 55 – 20i, dengan jumlah uang beredar (JUB) adalah sebesar 30.

Hitunglah  besarnya suku bunga dan pendapatan nasional keseimbangan yg terjadi dipasar uang dan pasar barang ! Sertakan interpretasi hasilnya !

 

3.Bila diketahui kebijakan pembangunan ekonomi suatu negara  adalah sebagai berikut :

Subsidi beras dan kacang kedelai 6 , subsidi migas 3 , gaji pegawai negeri sipil  40, gaji dan tunjangan ABRI 10, pembayaran gaji kewajiban  untuk atase dan duta besar di luar negeri 3, investasi secara proporsional 5% berdasarkan pendapatan nasional, dengan invetasi otonom 35, pajak 15% dari pendapatan nasional dengan subsidi  pajak sebesar 1. Fungsi konsumsinya adalah C = 20 + 0,75 Yd. Berdasarkan data diatas jawablah pertanyaan berikut :

  1. Berapa besarnya pendapatan keseimbangan , buktikan ?
  2. Besarnya konsumsi, tabungan  ?
  3. Apakah syarat keseimbangan terpenuhi ?

4.   Diketahui perekonomian  negara “ZUMAKAMU “ fungsi konsumsinya adalah  C = 25 + 0,45Yd, besarnya investasi otonom adalah 30, pajak 15 dan pengeluarannya (goverment expenditure)  adalah 25. Hitunglah :

  1. berapa besarnya pendapatan nasional keseimbangan, konsumsi dan tabungan ?
  2. Gambar kurvenya Keseimbangan .
  1. Apa yang dimaksud dengan rekapitalisasi ? Tujuan rekapitalisasi ? Syarat dan prosedur rekapitalisasi ?
  2. Bagi pemerintah dan kalangan dunia bisnis, pertumbuhan ekonomi  merupakan indikator  keberhasilan program pembangunan  yang dicirikan dengan kenaikan /penurunan dari pendapatan  dan atau barang jasa yang ada dimasyarakat.
  1. Jelasakan sumber-sumber dari pertumbuhan ekonomi
  2. Jelaskan teori pertumbuhan dari kaum klasik, Shumpeter dan Harrod- Domar

 

  1. Jelaskan 3 ( Tiga) saja  terminologi ekonomi makro dibawah ini :
  1. Galluping Inflation
  2. Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation
  3. SAY’s LAW (Hukum Say)
  4. MPC

 

LATIHAN  SOAL TE MAKRO

KELAS REGULER PAGI

 

  1. DIKETAHUI MODEL PEREK NEGARA “KEREN ABIS” DGN SATUAN MATA UANG RUPIEH SBB:
  2. C=25 + 0,6Y,  I = 75 – 25I. PERMINTAAN UANG UTK TRANSAKSI DAN JAGA-JAGA L1 = -30 +0,5Y DAN PERMINTAAN UANG UTK SPEKULASI L2=25 – 12,5i,JUB ADL 35
  3. HITUNG BESARNYA SUKU BUNGA DAN PENDPATAN NASIONAL KESEIMBANGAN YG TERJADI DIPSR UANG DAN BRG?
  4. BILA MISALKAN DLM KASUS YG SAMA SUKU BUNGA YG DIBERLAKUKAN ADL SEBESAR 2,5% DAN SAAT BERIKUTNYA  PENDPATAN NASIONAL DINAIKAN SEBESAR 100, TENTUKANLAH APAKAH TERJADI KESEIMBANGAN DIPASAR BARANG DAN UANG !
  5. BILA DLM PEREK YG SAMA NEGARA “KEREN ABIS”  DITETAPKAN UANG BEREDAR DITAMBAH 10 %. HITUNGLAH BERAPA BESAR PENDPATAN NASIONAL KESEIMBANGAN UTK PASAR UANG DAN BARANG.
  6. APA YANG DIMAKSUD DGN KEBIJAKAN MONTER EKSPANSIF DAN KONTRAKTIF , POLITIK ANGGARAN DEFISIT DAN POLITIK ANGGARAN SURPLUS , APA IMPLIKASINYA THD PEREK MAKRO ?
  7. MENURUT PANDANGAN SAUDARA INSTRUMEN  KUALITATIF DAN KUANTITATIF DLM  KEBIJAKAN MONETER APAKAH YG SERING DIPERGUNAKAN PEMERINTAH(BANK SENTRAL)  DALAM MENGENDALIKAN INFLASI DAN JUB ?
  8. DIKETAHUI PEREK NEGARA “ABIS KEREN “ FUNGSI KONSUMSI = 40 + 0,7YD, BESARNYA INVESTASI OTONOM ADALAH 35, PAJAK 17 DAN GOVERMENT EXPENDITURE ADL 30. HITUNGLAH  BERAPA BESARNYA PENDAPATAN NASIONAL KESEIMBANGAN, KONSUMSI DAN TABUNGAN ?
  9. . APA YANG DISEBUT DENGAN JUMLAH UANG BEREDAR? ADA BERAPA MACAM JENIS UANG BEREDAR?

APA YGDISEBUT DGN UANG SEMPIT DAN KUASI MONEY

10. PELAJARI BUKU  PE. MAKRO (PROF.DR.SOEDIYONO )  : EFEKTIVITAS  KEBIJAKAN MONETER DAN FISKAL

 

 

5 thoughts on “Keseimbangan Pasar Barang dan Pasar Uang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s