Filsafat Pancasila

Pengertian FIlsafat

Filsafat berasal dari kata : philosophia = philein (mencintai),  philos (teman) + sophos (bijaksana), sophia (kebijaksanaan)
philein+sophos = mencintai hal-halphilosophos=pencinta kebijaksanaan yg bersifat bijaksana
philos+sophia=teman kebijaksanaan.

Jadi, filsafat sebagai upaya terus menerus, proses mencari kebenaran melalui sikap kritis, selalu bertanya. Filsafat sebagai disiplin ilmu obyek materialnya : segala sesuatu yang ada, obyek formalnya segala sesuatu dipertanyakan sampai sudut paling dalam, paling mendasar sampai unsur yang hakiki

Filsafat = sikap bijaksana. Kebijaksanaan merupkan titik ideal, dalam kehidupan manusia, karena dapat menjadikan manusia bersikap dan bertindak atas dasar pertimbangan kemanusiaan yang tinggi (actus humanis) dan bukan asal bertindak (actus homini)

Langkah-Langkah Menuju Bijaksana

  1. Membiasakan Diri Bersikap Kritis Terhadap Norma, Kepercayaan Dan Sikap Yang Selama Ini Dijunjung Tinggi. Misal Merefleksikan Secara Kritis Norma-Norma Adat, Hukum. Etik, Agama.
  1. Berusaha Memadukan (Sintesis) Hasil Bermacam-Macam Sains Dan Pengalaman Kemanusiaan, Sehingga Menjadi Pandangan Yg Konsisten Tentang Alam Semesta Beserta Isinya
  2. Menelusuri Butir-Butir Hikmah Yang Terkandung Dalam Ajaran Agama

Cara-Cara Pendekatan Dalam Ilmu Filsafat

  1. Radikal : berfikir sampai keakar – akarnya
  2. Universal : menyangkut pengalaman umum manusia
  3. Konseptual : generalisasi dan abstraksi pengalaman manusia
  4. Koheren : keruntutan berfikir secara logis
  5. Komprehensif : memandang obyek dalam konteks yang lebih luas/menyeluruh

Filsafat Meliputi Banyak Bidang Bahasan Antara Lain Tentang Manusia, Masyarakat,Alam, Etika, Logika, Agama, Pancasila ,dll   è    Filsafat Agama, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Filsafat Moral, Filsafat Politik, Filsafat Pancasila, dll

Pancasila sebagai Suatu Sistem

  • Suatu Kesatuan Bagian-Bagian
  • Bagian-Bagian Tersebut Mempunyai Fungsi Sendiri-Sendiri
  • Saling Berhubungan, Saling Ketergantungan
  • Kesemuanya Dimaksudkan Untuk Mencapai Tujuan Tertentu
  • Terjadi Dalam Suatu Lingkungan Yg Komplek

Kesatuan Sila-Sila Pancasila

Kesatuan Pancasila yang Hierarkhis dan Berbentuk Piramidal

Piramida Pancasila

ARTINYA :
Tuhan ada krn dirinya sendiri sbg causa prima, manusia ada sbg akibat adanya Tuhan (sila 1). Manusia sbg pendukung pokok negara, negara adalah hidup bersama yg anggotanya adalah manusia (sila 2). Negara akibat adanya manusia yg bersatu (sila 3),shg hidup bersama yg disebut rakyat (sila 4) dan tujuan dari hidup bersama adalah mencapai keadilan (sila 5)

Kesatuan Pancasila sebagai Sistem Filsafat

Kesatuan pancasila yg hierarkhis juga terdapat dlm kesatuan kuantitas dan kualitas yaitu menyangkut makna serta hakikat sila-sila pancasila, yg disebut memiiki kesatuan ontologis, epistemologis dan aksiologis

Dasar ontologis pancasila

MANUSIA –>MONOPLURALIS (Sifat kodrat/individu-sosial, KEDUDUKAN KODRAT / pribadi-tuhan, SUSUNAN KODRAT  /jiwa-raga) –> DASAR ANTROPOLOGIS    –>  pendukung pokok negara adalah manusia, negara sbg pendukung hubungan Tuhan, manusia, satu, rakyat dan adil

Dasar epistemologis pancasila

  • Sumber pengetahuan pancasila adalah nilai-nilai yg terdapat dalam bangsa indonesia sendiri,
  • Teori kebenaran pengetahuan manusia, bahwa pancasila mengakui kebenaran rasio (akal), indra (empiris), intuisi, dan wahyu.

Dasar aksiologis pancasila

  • Nilai-nilai yg terdapat dlm pancasila pada hakikatnya mrp suatu kesatuan
  • Nilai-nilai pancasila sebagai dasarnya adalah sila ketuhanan yg maha esa dan sila keadilan sosial sebagai tujuannya

Teori nilai

  • Nilai : sesuatu yang berharga
  • Norma : aturan yg dijalankan dlm kehidupan sehari-hari
  • Moral : perilaku yg baik atau buruk

Adakah hubungan antara ketiganya?

Nilai menurut notonagoro

  • Nilai material
  • Nilai vital
  • Nilai kerohanian
    • Nilai kebenaran
    • Nilai keindahan
    • Nilai moral
    • Nilai religi

Makna nilai-nilai setiap sila pancasila

Ketuhanan yg maha esa

Negara yang didirikan adalah merupakan pengejawantahan tujuan   manusia  sebagai  makhluk tuhan, oleh                krn itu   segala hal yg berkaitan dng pelaksanaan dan penyelenggaraan negara termasuk moral, politik, hukum dan peraturan, serta ham harus dijiwai nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

  • Hakikat manusia adalah sebagai makluk yang MONOPLURALIS yaitu susunan kodrat (jiwa – raga), kedudukan kodrat (pribadi – makluk Tuhan), sifat kodrat ( individu – sosial)
  • Seluruh kehidupan harus senantiasa dilandasi oleh moral kemanusiaan (politik, hukum, sosial, ekonomi, hankam dll)

Persatuan Indonesia

  • Negara mengatasi segala macam paham golongan, etnis, budaya, suku, ras dll
  • Perbedaan bukan diruncingkan akan tetapi diarahkan menuju sintesa yang saling menguntungkan yaitu persatuan
  • Pelaksanaan nilai Persatuan Indonesia harus didasari dng Ketuhanan Yang Maha Esa serta Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Nilai-nilai Demokrasi yang terkandung dalam sila ini adalah :

  • Kebebasan yang bertanggung jawab
  • Menjunjung tinggi harkat & martabat kemanusiaan
  • Memperkokoh persatuan&kesatuan
  • Adanya persamaan hak
  • Menjunjung tingggi azas musyawarah
  • Mengakui perbedaan untuk menuju kearah kerjasama yang baik

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  • Keadilan yang dimaksud harus didasari dan dijiwai hakikat keadilan kemanusiaan yaitu dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, manusia lain, masyarakat, bangsa, negara serta Tuhan
  • Konsekuensinya hrs dapat  mewujudkan keadilan distributif, keadilan komutatif, keadilan legal.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s