Mengatasi Masalah Prosesor – Kecepatan yang Tidak Sesuai

Saat membeli prosesor, hal yang pertama yang muncul dalam benak pastilah kecepatan prosesor. Maklum, semakin besar kecepatan prosesor yang dimiliki, akan semakin baik kinerjanya. Namun, konsekuensinya adalah harganya yang lebih mahal. Mengidentifikasi kecepatan prosesor sangat mudah. Dalam kemasan jual, masing-masing prosesor sudah tercantum kecepatan yang dimiliki. Begitu pula pada sisi atas prosesor, baik itu buatan Intel maupun AMD atau vendor lain. Beragam software seperti CPU-Z juga menawarkan kemampuan untuk mendeteksi kecepatan prosesor. Namun, masalah baru muncul bila kecepatan prosesor tidak sesuai dengan spesifikasi teknis resmi yang diberikan. Beberapa hal dapat menjadi penyebabnya, antara lain :

  1. Pengaturan Front Side Bus ( FSB ) yang Tidak Sesuai
  2. Pengaturan FSB yang salah menjadi faktor kesalahan yang paling utama dari frekuensi kerja prosesor yang salah. Untuk itu, pastikan pengaturan FSB pada BIOS sudah benar. Misalnya, bila kecepatan prosesor adalah 2 GHz dengan faktor pengali 20, maka FSb yang harus dijalankan adalah sebesar 100 MHz. Apabila terlalu rendah mengatur FSB, berarti anda telah melakukan downclock. Apabila terlalu tinggi, berarti anda telah melakukan overclock yang dapat mengakibatkan sistem tidak stabil (hang). Periksa FSB pada BIOS dengan menekan DEL pada saat booting awal.

  3. Pengaturan Multiplier ( faktor pengali yang salah )
  4. Pada beberapa motherboard, khususnya motherboard kelas mainstream maupun high end, memilki kemampuan untuk melepas dan mengatur faktor pengali dari prosesor. Fitur ini adalah nilai tambah tersendiri buat penikmat overclock. Namun, fasilitas ini dapat membuat anda bingung tatkala kecepatan prosesor menjadi jauh lebih rendah atau jauh lebih tinggi dari spesifikasi standarnya. Contoh, bila prosesor yang dipakai bekecepatan 2 GHz dengan FSB standar 100 MHz , maka multiplier yang harus dipilih adalah sebesar 20. Pengaturan ini bisa disesuaikan melalui BIOS.

  5. Kecepatan default-nya salah
  6. Kemungkinan terakhir adalah kecepatan default yang salah akibat cacat produksi atau pemalsuan kecepatan prosesor.cpu-z Kemungkinan faktor ini sangatlah kecil mengingat belakangan ini hampir tidak ada lagi pemalsuan prosesor yang dilakukan, karena sulitnya mengutak-atik prosesor. Tidak seperti generasi pentium 3 yang banyak terjadi. Cacat produksi juga kasusnya sudah sangat jarang terjadi. dan bila terjadi, garansi bisa digunakan untuk penukaran prosesor selama masih berlaku. Untuk mengetahui kecepatan prosesor sesungguhnya yang bekerja lengkap dengan fitur-fitur lainnya, perangkat lunak seperti CPU-Z (www.cpuid.com) dapat digunakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s