Archive

Archive for the ‘Teori Ekonomi’ Category

Istilah Dasar dalam Ekonomi berdasarkan Definisinya

Biaya Eksplisit Biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membeli / menyewa input yang dibutuhkan produksi
CONTOH :
B tenaga kerja , bunga , sewa tanah
Biaya Implisit Nilai input yang dimiliki pers dan digunakan untuk proses produksinya sendiri
CONTOH
Gaji pengusahayang dapat diperoleh bila dia bekerja untuk orang lain dalam kapasitas yang sama
DEBITUR Memiliki kewajiban untuk bayar hutang
Faktor Manajemen 1. Planning
2. Organizing
3. actualiting
4. Controling
Faktor Produk 1. SDA
2. Tenaga Kerja
3. Modal
4. Skill
FICK COST Biaya yang tidak berubah walaupun vol produksi bertambah
Fungsi Bisnis 1. Fungsi Pemasaran
2. Fungsi Operasional
3. fungsi Acounting / keuangan
4. Fungsi S D M
G D P
Gross Domestic produck B&J yang dihasilkan pengusaha WN suatu negara dan pengusaha WN asing disuatu negara dalam 1 th.
G N P
Gross National Produc B&J yang dihasilakan o/ pengusaha warga neg dalam satu tahun
GNP= C + I + G + ( X-M )
KAS Persedian uang tunai yg sewaktu-waktu akan digunakan
Kebijakan Devaluasi K untuk menurunkan nlai mata uang rupiah thd mata uang asing
Kebijakan Revolusi K untuk menaikan nilai mata uang rupaih thp mata uang aing.
Kebijakan Snaring
( pemotongan uang ) Penurunan uang nilai mata uang bila terjadi hiper inflansi ( berlebihan )
Konsumen Kelompok masyarakat yang menggunakan jasa dan servis
Konsumen Individu Mengkonsumsinya secara langsung
Konsumen Organisasi Konsumen yang tdk langsung mengkonsumsi tapi menjualnya lagi
KREDITUR Memiliki dana untuk dipinjamkan
MANAJEMEN Proses perencanaan,pengorganisasian,penyusunan personalia,pengarahan dan penagawasan yang dilakukan u/ mencapai tujuan melalui pemanfaatan SDM dan SD lainya
NERACA Lap yang menyajikan posisi aktuva,hutang dan modal pertanggal tertentu
Neraca Pembayaran Catatan scr sistematis semua transaksi ekonomi internasional antara resident negara dgn negara dgn negara lain dalam satu th.
PASAR Tempat berkumpulnya orang-orang yang berpotensial
PIUTANG Pers malakukan penjualan secara kredit
Produksi Suatu keg u/ menimbulkan nilai tambah suatu barang
UTANG Pers melakukan pembelian scr kredit
VARIABEL COST Biaya yang berubah sesuai dengan produksi
pangsa pasar merupakan ruang pasar yang tersedia, yang bisa diraih
distribusi sebuah proses pemindahan barang / output dari produsen ke konsumen

land atau tanah
merupakan salah satu faktor produksi penting namun hal ini bukan cuma tanah dan air. seperti sumber mineral yang ada didalam tanah sendiri yaitu minyak bumi, kayu, ikan, dan masih banyak lagi …

active trade balance atau neraca perdagangan aktif
merupakan neraca perdagangan yang menunjukkan bahwa nilai ekspor melebihi nilai import …

balance of tradesuatu daftar yang memuat nilai barang-barang perniagaan yang diimpor dan si ekspor. biasanya pos barang-barang perniagaan merupakan komponen terbesar dari neraca pembayaran. neraca perdagangan aktif menunjukkan adanya surplus ekspor bersih dan neraca perdagangan pasif menunjukkan adanya surplus import bersih .

labor atau tenaga kerga
juga merupakan faktor produksi yang penting bagi suatu produksi yang dimaksud disini tentunya manusia. tenaga kerja disini berarti waktu manusia yang digunakan untuk bekerja atau untuk proses produksi …

BID
adalah harga yang dinyatakan oleh seorang pembeli yang ingin membeli

ASK
adalah harga yang diminta oleh seorang penjual.

business barometer
suatu alat yang digunakan untuk mengukur keadaan umum dunia usaha, dengan angka indeks rata-rata yang masing-masing mengukur fenomin-fenomin(kejadian-kejadian) yang berbeda.

modal
juga merupakan faktor produksi, modal disini adalah barang2 tahan lama (durable goods ) yang digunakan dalam proses produksi, barang tahan lama tersebut bukan untuk dikonsumsi melainkan untuk sarana produksi contoh komputer, kendaraan angkutan, mesin, peralatan pertukangan ….

bank holliday
merupakan liburnya suatu bank dalam jangka waktu tertentu, selama apa bank di izinkan untuk tidak bekerja. bank holliday dapat pula dinyatakan sebagai penutupan bank untuk sementara waktu, guna menghentikan penarikan dana dari bank secara berlebihan oleh para pemilik deposito

bear market
suatu pasar dimana harga sedang turun atau diperkirakan akan turun

bull market
suatu keadaan pasar dimana harga sedang naik atau diperkirakan akan naik

ekonomi makro adalah ilmu yang mempelajari penggunaan sumber daya, atau faktor produksi, yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas secara agregat. agregat disini yang dimaksud adalah negara.

ekonomi mikro adalah ilmu yang mempelajari penggunaan sumber daya, atau factor produksi, yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas, di sini lebih ke individu. yang dimaksud dengan individu adalah perusahaan, pasar, dan rumah

 

Persaingan Sempurna, Monopolistik, Oligopoli dan Monopoli

1. Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna (perfect competition) : adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat mempengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga (price-taker). Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik. Pembeli tidak dapat membedakan apakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap penjualan produk.

Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :

  • Jumlah penjual dan pembeli banyak
  • Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
  • Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
  • Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
  • Posisi tawar konsumen kuat
  • Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
  • Sensitif terhadap perubahan harga
  • Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

2. Pasar Monopolistik

Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopolistik :

  • Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda
  • Mirip dengan pasar persaingan sempurna
  • Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda
  • Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga
  • Relatif mudah keluar masuk pasar

Secara singkat ada sedikit perbedaan antara persaingan sempurna dengan monopolistik:

Pasar persaingan sempurna:

  • banyak pembeli dan banyak penjual
  • produk yang homogen
  • informasi produk cukup
  • free entry

Pasar persaingan monopolistik:

  • banyak pembeli dan banyak penjual
  • produk yang terdiferensiasi
  • informasi produk cukup
  • free entry

3. Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli (oligopolistik) adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Di pasar ini, keputusan harga berada di segelintir pemain, walaupun berada di banyak pemain. Sebagai price leaders, segelintir pemain ini bisa membuat skema sebagai berikut:

  • Perusahaan oligopoli berkonspirasi dan berkolaborasi untuk membuat harga monopoli dan mendapatkan keuntungan dari harga monopoli ini
  • Pemain oligopoli akan berkompetisi dalam harga, sehingga harga dan keuntungan menjadi sama dengan pasar kompetitif
  • Harga dan keuntungan oligopoli akan berada antara harga di pasar monopoli dan pasar kompetitif
  • Harga dan keuntungan oligopoli tak dapat ditentukan, indeterminate.

Sifat-sifat pasar oligopoli :

  • Harga produk yang dijual relatif sama
  • Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses
  • Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
  • Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain

4. Pasar Monopoli
Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (PLN), perusahaan kereta api (PT.KAI), dan lain sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopoli :

  • Hanya terdapat satu penjual atau produsen
  • Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli
  • Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak
  • Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
  • Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
  • Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses

Tambahan :

  • Monopsoni adalah kebalikan dari monopoli, yaitu di mana hanya terdapat satu pembeli saja yang membeli produk yang dihasilkan.
  • Monopoli adalah sesuatu yang dilarang di Republik Indonesia yang diperkuat dengan undang-undang anti monopoli.

 

Categories: Teori Ekonomi

3 Strategi Kebijakan Diskriminasi Harga dalam Pasar Monopolis

1. Diskriminasi harga tingkat pertama (1st degree)

Diskriminasi tingkat pertama dilakukan dengan cara menerapkan hargayang berbeda-beda untuk setiap konsumen berdasarkan reservation price(Willingness To Pay) masing-masing konsumen. Strategi tingkat pertama inisering disebut diskriminasi sempurna (perfect price discrimination) karenaberhasil mengambil surplus konsumen paling besar. Syarat utama agarpenerapan strategi diskriminasi tingkat pertama ini dapat berhasil adalahperusahaan harus mengetahui reservation price masing-masing konsumen.Contoh: seorang dokter memberlakukan tarif konsultasi yang berbeda-bedapada setiap pasiennya.

2. Diskriminasi harga tingkat kedua (2nd degree)

Jika perusahaan tidak memiliki informasi mengenai reservationprice konsumen, maka diskriminasi tetap dapat dilakukan, namun tidakmendiskriminasi konsumen secara langsung, melainkan melalui diskriminasiproduk. Diskriminasi tingkat kedua ini dilakukan dengan cara menerapkanharga yang berbeda-beda pada jumlah batch produk yang dijual. Contoh:perbedaan harga per unit pada pembelian grosir dan pembelian eceran.

3. Diskriminasi harga tingkat ketiga (3rd degree)

Pada diskriminasi tingkat pertama, perusahaan mengetahui reservationmasing-masing konsumen. Namun, apabila perusahaan tidak mengetahuireservation price masing-masing konsumen, tapi mengetahui reservationprice kelompok konsumen, maka perusahaan menerapkan diskriminasitingkat ketiga. Strategi ini dilakukan dengan cara menerapkan hargayang berbeda-beda untuk setiap kelompok/grup konsumen berdasarkanreservation price masing-masing kelompok konsumen. Kelompok konsumendapat dibedakan atas lokasi geografis, maupun karakteristik konsumenseperti umur, jenis kelamin, pekerjaan dan lain-lain.

Categories: Teori Ekonomi
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 277 other followers